<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-7558334261632007772</id><updated>2011-07-30T18:09:28.487-07:00</updated><title type='text'>KU JALIN SILATURAHMI</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://jumri017.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7558334261632007772/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jumri017.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Jumri</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12103348922089798122</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_OfwFK_E-Xrs/SmVsbBiUilI/AAAAAAAAATM/l8P82PXYlAI/S220/CIMG0289.JPG'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>13</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7558334261632007772.post-3669836718654027748</id><published>2010-03-23T01:45:00.000-07:00</published><updated>2010-03-23T01:52:25.429-07:00</updated><title type='text'>Apakabar Palestina hari ini?</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_OfwFK_E-Xrs/S6iBAWwkD7I/AAAAAAAAAVM/uCRIS0y8CKc/s1600-h/12121.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 156px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_OfwFK_E-Xrs/S6iBAWwkD7I/AAAAAAAAAVM/uCRIS0y8CKc/s200/12121.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5451749192041238450" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Assalamu`alaikum wr wb.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lama nian sudah tak pernah terdengar lagi kabar dari Palestina. Apakabar Palestina hari ini? Beberapa minggu kemarin, semua anak dinegeri ini berbicara mengenai sahabat, saudara, teman, kakak, dan adik mereka yang di Palestina. Tapi hari ini kawan? Maaf, tak ada niat dihatiku membuatmu merasa jengkel untuk diingatkan mengenai kejadian beberapa minggu lalu. Aku juga paham bahwasanya kalian sedang menikmati masa-masa indah. Masa-masa sesudah valentine, masa-masa indah liburan, atau kalian sedang sibuk dengan hal lain diluar cerita ini. Aku minta maaf kawan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejenak aku merenung mengenai cerita-cerita dari negeri syuhada di timur jauh sana. Sedari tadi aku tenggelam dalam irama dentuman rapai kampungku. Lamat-lamat mengantarkan aku kepangkuan ayah. Duduk diserambi rumah, meneguk secangkir kopi sembari membicarakan indahnya masa depan dikota ini. Ingin rasanya aku menuangkan cerita mengenai ayahku lagi. Begitu aku membanggakannya dihadapan kalian kawan. Tapi, aku terenyuh memilu diantara kemegahan langit malam ibukota. Dalam kerinduan aku merekuh rasa malu yang mendalam. Malu karena melupakan cerita syahid Palestina.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Koran-koran hanya sesekali menceritakan mengenai mereka. Berita-berita elektronik sudah tak se-update hari-hari yang lalu. Itu-itu saja. Tidak ada lagi jumlah korban. Siapa yang mati. Siapa yang kehilangan tangan, kaki, dan orang tua. Tidak ada. Sama sekali tidak ada. Dimana-mana hanya berbicara politik negeri ini. Mengenai pemilu, wajah-wajah orang yang ingin menjadi pahlawan. Mengenai cerita untuk dongeng-dongen anak cucu. Lalu apakabar Palestina hari ini? Bagaimana kabarnya si Ahmad? Bagaimana pula kabarnya Fatima? Lalu bagaimana kabarnya abu Musaf? Ummu aisyah bagaimana pula kabarnya? Adakah yang mengetahui mengenai cerita-cerita dari dalam rumah mereka?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rekontruksi bergerak kesegala arah penjuru mata angin. Katanya sang angin, disana sedang dilakukan pembangunan kembali. Mengenai infrastruktur jalan, rumah sakit, sekolah-sekolah, atau bahkan sampai rumah-rumah tempat mereka berteduh. Berlindung dari dinginnya angin malam. Begitulah kabar sang angin. Tapi benarkah begitu kawan? Adakah kalian masih mengingat cerita-cerita dari mereka? Jabalia, rumah sakit As-Syifa, HAMAS, apalagi kawan? Sebutkanlah! Sebutkanlah sesuatu tentang negeri jauh di timur sana. Yahudi membabi-buta membunuhi kaum penyelemat jerussalem. Merasa menang dengan menindas anak-anak dan kaum hawa. Anak hari ini disana kehilangan ayah dan ibunya. Kawan, apa kau tahu bagaimana rasanya kehilangan ibu disaat musim perang? Apa kau mengerti bagaimana rasanya perih saat ayah dan kakak laki-lakimu ditondongi senjata? Apa kau mengerti? Ah, mungkin kalian memang tak pernah mengerti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tangis, tawa, senyum, haru, duka, lara, nestapa, perih, lirih, lalu akhirnya sepi. Terdiam semuanya hanya dalam balutan baju-baju zirah kebanggaan. Mati syahid kawan. Adakah hatimu bergetar mendengar kata-kata itu? Ataukah kini kita semua telah lupa bahwa impian seorang muslim adalah syahid dijalanNYA? Lalu, apa kabar Palestina hari ini? Aku terdiam saat sebuah Koran lama memampangkan kegilaan kaum yahudi ditanah al Quds. Tubuh-tubuh terbakar, rumah-rumah yang rata dengan tanah. Ini bukan tsunami kawan. Ini kebiadaban! Kebiadan manusia yang menandakan bahwa dirinya adalah kesombongan yang nyata. Jika memang demikian, maka kita yang sombongpun akan termasuk dari golongan mereka? Begitukah kejikah hati ini? Hati yang berikrar bahwa tiada tuhan selain Allah. Yang membawa NabiNYA naik kelangit dari masjid al Quds. Bukankah kalian lebih paham akan perihal ini kawan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ini, berjalan lebih dari empat bulan yang lalu. Saat perayaan malam-malam kebahagian seorang pengantin bersama kekasihnya berakhir diterjang oleh peluru yahudi. Hari ini, dimana malam tak lagi nyenyak untuk menghantarkan mimpi sepasang kekasih yang mala rindu. Hari ini, dimana seorang bayi berpisah dari kelenjar susu ibunya. Menjauh dan terus menjauh mengunjungi `Arasy Allah Sang Maha Perkasa. Berlindung dibelakang cahaya terang yang menerangkan malam. Sembari sesekali menitipkan rindu kepada kekasih belahan jiwanya di bawah sana. Di bumi Palestina. Kawan, ingin sekali aku bercerita kepadamu betapa indahnya malam-malam bertarung mengangkat senjata. Menggerakkan diri yang kelaparan demi merebut kembali hak dan harga diri. Sekaligus meninggikan kembali bendera Islam. Ingin sekali aku menceritakan betapa dinginnya ujung senjata itu bila ditodongkan di jidatmu yang bersih itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kawan. Apakabarmu malam ini? Aku merasa tak pantas menanyakan kabarmu sedikitpun. Benarkan? Apa hakku, sehingga berani menganggumu dimalam-malam dan hari-hari indah seperti ini. Tak ada sama sekali. Mungkin lebih baik aku diam. Lalu bertanya dalam hati. Apa Kabarmu Palestina? Hari ini, apakabarmu? Berapa nyawa yang melayang hari ini? Berapa anak yang menjadi yatim lagi? Berapa orang yang menjadi cacat seumur hidup hari ini? Berapa rumah dan sekolah yang dihancurkan oleh tentara-tentara syetan itu! Berapa, berapa, berapa lagi? Hai angin yang menghembuskan udara kerelung kudukku, kabarkan padaku berapa lagi dari kami yang akan menjemput syahid. Berapa lama lagi kami akan berdiam diri dan sibuk kepada pertarungan pemilu raya ini. Hai angin, mengapa engkau hanya tersenyum. Seolah semburat aurat itu menganga memperlihatkan bahwa uang begitu berlebih dalam diri ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Katakan padaku, apakabar Palestina hari ini? Kabarmu disana membuatku bertanya-tanya. Aku merindukan cerita-cerita darimu. Apakabar mu duhai Palestina?&lt;br /&gt;Wassalamu`alaikum wr wb&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7558334261632007772-3669836718654027748?l=jumri017.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jumri017.blogspot.com/feeds/3669836718654027748/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7558334261632007772&amp;postID=3669836718654027748&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7558334261632007772/posts/default/3669836718654027748'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7558334261632007772/posts/default/3669836718654027748'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jumri017.blogspot.com/2010/03/apakabar-palestina-hari-ini.html' title='Apakabar Palestina hari ini?'/><author><name>Jumri</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12103348922089798122</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_OfwFK_E-Xrs/SmVsbBiUilI/AAAAAAAAATM/l8P82PXYlAI/S220/CIMG0289.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_OfwFK_E-Xrs/S6iBAWwkD7I/AAAAAAAAAVM/uCRIS0y8CKc/s72-c/12121.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7558334261632007772.post-7925048024623567347</id><published>2009-08-10T06:03:00.000-07:00</published><updated>2009-08-10T06:09:21.261-07:00</updated><title type='text'>PENAMPILAN SEPERTI INIBUKAN TERORIS</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_OfwFK_E-Xrs/SoAb3lqo1CI/AAAAAAAAAUQ/wBVHL7zi9hc/s1600-h/taliban.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 190px; height: 200px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_OfwFK_E-Xrs/SoAb3lqo1CI/AAAAAAAAAUQ/wBVHL7zi9hc/s200/taliban.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5368321397643334690" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Setelah peristiwa pengeboman Mega Kuningan 17 Juli 2009, polisi mulai melancarkan operasi penangkapan terhadap orang-orang yang diduga teroris. Seperti kemarin baru saja kita saksikan penyergapan di Jatiasih dan Temanggung yang dilakukan oleh Detasemen Khusus (Densus) 88 Polri. Dalam penyergapan tersebut diduga bahwa kepolisian telah berhasil menewaskan pelaku teroris nomor satu di negeri ini yaitu Noordin M Top, yang berkewanegaraan Malaysia. Di samping itu, kita lihat di beberapa tempat polisi juga melakukan raziah dengan tujuan untuk mencari orang-orang yang diduga teroris.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun bukanlah peristiwa ini yang kami sayangkan. Yang kami risaukan adalah tanggapan masyarakat saat ini mengenai orang-orang yang berpenampilan sama dengan pelaku-pelaku pengeboman. Sejak masa Amrozi dan Ali Imron dulu, sebagian orang memiliki anggapan bahwa orang-orang yang berjenggot dan memakai celana di atas mata kaki adalah orang-orang yang sekelompok dengan Noordin cs. Atau istri-istri mereka yang mengenakan cadar dituduh sebagai istri para teroris.&lt;br /&gt;Oleh karena itu, dalam tulisan yang singkat ini, kami ingin sekali memberikan penjelasan kepada kaum muslimin bahwa tidak setiap orang yang berpenampilan sama itu memiliki kesamaan dalam tingkah laku. Jadi, belum tentu orang yang berpenampilan dengan celana di atas mata kaki atau berjenggot adalah teroris atau temannya teroris atau sekomplotan dengan teroris. Tidak otomatis dari penampilan semata seseorang bisa dituduh teroris.&lt;br /&gt;Semoga setiap muslim yang membaca artikel ini mendapatkan pencerahan dan mendapatkan taufik dari Allah Ta’ala.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7558334261632007772-7925048024623567347?l=jumri017.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jumri017.blogspot.com/feeds/7925048024623567347/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7558334261632007772&amp;postID=7925048024623567347&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7558334261632007772/posts/default/7925048024623567347'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7558334261632007772/posts/default/7925048024623567347'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jumri017.blogspot.com/2009/08/penampilan-seperti-inibukan-teroris.html' title='PENAMPILAN SEPERTI INIBUKAN TERORIS'/><author><name>Jumri</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12103348922089798122</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_OfwFK_E-Xrs/SmVsbBiUilI/AAAAAAAAATM/l8P82PXYlAI/S220/CIMG0289.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_OfwFK_E-Xrs/SoAb3lqo1CI/AAAAAAAAAUQ/wBVHL7zi9hc/s72-c/taliban.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7558334261632007772.post-8652251331684135411</id><published>2009-07-21T01:22:00.000-07:00</published><updated>2009-07-21T01:30:04.194-07:00</updated><title type='text'>TERUNTUK AYAH DAN IBU</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_OfwFK_E-Xrs/SmV7tMZ4PeI/AAAAAAAAAUI/BFnV7F-8HI8/s1600-h/20072009(009).jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 150px; height: 200px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_OfwFK_E-Xrs/SmV7tMZ4PeI/AAAAAAAAAUI/BFnV7F-8HI8/s200/20072009(009).jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5360826947808542178" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Ayah, Ibu . . .&lt;br /&gt;Engkau adalah pelita dalam hidup ku dan selalu merawat ku.&lt;br /&gt;Engkau membimbing ku dari kecil hingga dewasa,&lt;br /&gt;Ayah, Ibu . . .&lt;br /&gt;Engkau adalah tuhan yang kedua bagi manusia.&lt;br /&gt;Engkau tidak pernah putus asa dan lelah menyayangi aku.&lt;br /&gt;Ayah, Ibu . . .&lt;br /&gt;Aku anak mu selalu berbuat salah dan kadang-kadang tidak pernah menuruti kata – kata mu&lt;br /&gt;Aku anak mu selalu berkata kasar dan kadang-kadang menyakiti hati mu.&lt;br /&gt;Ayah, Ibu . . .&lt;br /&gt;Maaf kan lah aku jika ada salah ku selama ini&lt;br /&gt;Maaf kanlah jika aku tidak dapat memenuhi keinginan Ayah dan Ibu&lt;br /&gt;Ayah, Ibu . . .&lt;br /&gt;Aku sangat menyayangi kalian dan rindu dengan wajah mu&lt;br /&gt;Terima kasih untuk mu. Semoga allah menjaga kalian dan sehat wal’afiat&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7558334261632007772-8652251331684135411?l=jumri017.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jumri017.blogspot.com/feeds/8652251331684135411/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7558334261632007772&amp;postID=8652251331684135411&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7558334261632007772/posts/default/8652251331684135411'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7558334261632007772/posts/default/8652251331684135411'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jumri017.blogspot.com/2009/07/teruntuk-ayah-dan-ibu.html' title='TERUNTUK AYAH DAN IBU'/><author><name>Jumri</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12103348922089798122</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_OfwFK_E-Xrs/SmVsbBiUilI/AAAAAAAAATM/l8P82PXYlAI/S220/CIMG0289.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_OfwFK_E-Xrs/SmV7tMZ4PeI/AAAAAAAAAUI/BFnV7F-8HI8/s72-c/20072009(009).jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7558334261632007772.post-5835299601872132567</id><published>2009-07-21T00:38:00.001-07:00</published><updated>2009-07-21T00:42:42.353-07:00</updated><title type='text'>Saudara ku Jangan Tinggalkan Shalat</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_OfwFK_E-Xrs/SmVw8QEIViI/AAAAAAAAAUA/dwDEKDp8a5o/s1600-h/20072009(003).jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 150px; height: 200px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_OfwFK_E-Xrs/SmVw8QEIViI/AAAAAAAAAUA/dwDEKDp8a5o/s200/20072009(003).jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5360815111861196322" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Sesungguhnya apabila kita menyadari bahwasanya tidak ada yang namanya kehidupan abadi di dunia melainkan nanti ketika berada dalam kehidupan di akhirat. Dunia ini bukanlah merupakan tujuan akhir setiap kehidupan tetapi hanyalah tempat persinggahan sementara untuk menuju kepada keabadian, yaitu abadi di dalam surga atau selama-lamanya di neraka. Dan dunia ini adalah ladang untuk kita mempersiapkan bekal menuju tempat yang telah dijanjikan Allah Subhaanahu wa Ta’aala.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah SAW bersabda dalam sebuah hadits, “Ad-dunya mazra’atul akhirah,” Dunia adalah ladang untuk akhirat. Dan ini menunjukkan bahwa antara dunia dengan akhirat ada sebuah kesinambungan dan bukan merupakan dua hal yang terpisah, diawali dengan menjalani sebuah kehidupan di dunia dan diakhiri dengan menjalani kehidupan di akhirat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dunia adalah tempat kita untuk melakukan berbagai macam kegiatan, terutama yang berkaitan dengan aktifitas ibadah sehingga akan berakhir dengan kebahagiaan nantinya, baik di dunia dan di akhirat. Namun sebaliknya bila semasa di dunia segala kegiatan yang dikerjakan jauh dari hal-hal yang Allah Ta’aala inginkan, maka tentu nantinya akan berakhir dengan kerugian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah ‘Azza wa Jalla berfirman dalam Al-Qur’an di surat Al Israa’ (17) ayat 7, “In ahsantum ahsantum li anfusikum wa in asa’tum fa lahaa,” Jika kamu berbuat kebaikan berarti kamu berbuat baik bagi dirimu sendiri, dan jika kamu berbuat kejahatan maka akibatnya adalah bagi dirimu sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam Al-Qur’an dijelaskan kalau Allah Ta’aala telah memerintahkan kepada seluruh umat manusia (dan jin) untuk berbuat kebaikan, dan hal itu difirmankan dalam surat An Nahl (16) ayat 90, “Innallaaha ya’muru bil ‘adli wal ihsaani wa iita-i dzil qurbaa wa yanhaa ‘anil fahsyaa-i wal munkari wal baghyi ya’izhukum la’allakum tadzakkaruun,” Sesungguhnya Allah menyuruh berlaku adil, berbuat kebajikan, memberi pertolongan kepada kerabat dan melarang berbuat yang keji, mungkar dan zalim, Allah mengajari kamu agar kamu mendapat peringatan.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi mereka yang ketika selama hidupnya sering dan banyak melakukan kebaikan maka akhir dari hidupnya juga akan mendapatkan kebaikan yang hakiki dari Allah dan digolongkan oleh-Nya masuk menjadi golongan hamba-hamba Allah yang bertakwa, seperti yang difirmankan-Nya dalam Al-Qur’an di surat An Nahl (16) ayat 30, “Wa qiila lil ladziinat taqau maadzaa anzala rabbukum qaalu khairal lil ladziina ahsanuu fii haadzihid dun-yaa hasanatuw wa la daarul aakhirati khairuw wa la ni’ma daarul muttaqiin,” Dan dikatakan kepada orang-orang yang bertakwa, “Apakah yang telah diturunkan oleh Tuhan kamu?” Mereka menjawab, “Kebaikan.” Bagi mereka yang berbuat kebaikan di dunia ini akan memperoleh kebaikan dan sesungguhnya negeri akhirat lebih baik, dan itulah sebaik-baik tempat orang-orang yang bertakwa.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di dalam ayat yang berbeda yaitu ayat 97, Allah Ta’aala berfirman, “Man ‘amila shaaliham min dzakarin au untsaa wa huwa mu’minun fa la nuhhyi-yannahuu hayaatan thayyibataw wa la najziyannahum ajrahum bi ahsani maa kaanuu ya’maluun,” Barangsiapa yang berbuat kebaikan dari laki-laki atau perempuan dan dia mukmin, niscaya Kami menghidupkannya dengan kehidupan yang baik; dan Kami memberi balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang mereka kerjakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingat, bahwasanya di Hari Akhir nanti tidaklah seseorang akan menanggung apa yang dikerjakan orang lain melainkan hanya apa-apa yang telah diusahakan olehnya selama hidup di dunia. Allah Ta’aala berfirman dalam surat An Najm (53) ayat 38 sampai dengan 42, “Allaa taziru waaziratuw wizra ukhraa. Wa allaisa lil insaani illaa maa sa’aa. Wa anna sa’yahuu saufa yuraa. Tsumma yujzaahul jazaa-al aufaa, Wa anna ilaa rabbikal muntahaa,” Bahwa tidaklah seseorang yang berdosa akan menanggung dosa orang lain, dan bahwa bagi manusia hanyalah apa yang diusahakannya, dan sesungguhnya usahanya itu kelak akan diperlihatkan. Kemudian Allah akan memberi balasan dengan balasan yang sempurna, dan sesungguhnya kepada Tuhanmu itulah segala kesudahan.***&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7558334261632007772-5835299601872132567?l=jumri017.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jumri017.blogspot.com/feeds/5835299601872132567/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7558334261632007772&amp;postID=5835299601872132567&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7558334261632007772/posts/default/5835299601872132567'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7558334261632007772/posts/default/5835299601872132567'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jumri017.blogspot.com/2009/07/saudara-ku-jangan-tinggalkan-shalat.html' title='Saudara ku Jangan Tinggalkan Shalat'/><author><name>Jumri</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12103348922089798122</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_OfwFK_E-Xrs/SmVsbBiUilI/AAAAAAAAATM/l8P82PXYlAI/S220/CIMG0289.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_OfwFK_E-Xrs/SmVw8QEIViI/AAAAAAAAAUA/dwDEKDp8a5o/s72-c/20072009(003).jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7558334261632007772.post-5753371460665331831</id><published>2009-07-20T21:04:00.000-07:00</published><updated>2009-07-20T21:04:09.280-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7558334261632007772-5753371460665331831?l=jumri017.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jumri017.blogspot.com/feeds/5753371460665331831/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7558334261632007772&amp;postID=5753371460665331831&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7558334261632007772/posts/default/5753371460665331831'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7558334261632007772/posts/default/5753371460665331831'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jumri017.blogspot.com/2009/07/blog-post.html' title=''/><author><name>Jumri</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12103348922089798122</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_OfwFK_E-Xrs/SmVsbBiUilI/AAAAAAAAATM/l8P82PXYlAI/S220/CIMG0289.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7558334261632007772.post-242075885681959570</id><published>2009-06-14T22:21:00.000-07:00</published><updated>2009-06-14T22:24:04.276-07:00</updated><title type='text'>Sikap Berlebihan Sebagian Umat Islam Terhadap Natal dan Tahun Baru Merusak Akidah</title><content type='html'>Syabab.Com - Siapa yang semestinya menjadi saudara bagi kaum Muslim? Orang kafirkah atau kaum Mukmin sendiri? Kepada siapa sebenarnya loyalitas kaum Muslim diberikan? Lalu mengapa kepada kaum Kafir bekerjasama sedangkan sesama muslim saling tendang menedang? Menyedihkan. Kondisi umat saat ini berada pada taraf berfikir ummah rendah yang mengakibatkan identitas dan kemuliaan Islam dan kaum Muslim pun pudar. Seperti ikut perayaan Natal Bersama. Hal ini tak pernah terjadi sebelumnya, melainkan setelah Islam sebagai way of life diinjak-injak dan institusi Khilafah Islam diporakporandakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal, Rasulullah Saw dan para sahabatnya telah memberikan contoh bagaimana menunjukkan kemulian dan kewibawaan Islam dan kaum Muslim. Mereka tidak pernah mempermainkan akidah islam apalagi menjualnya dengan harga yang murah. Berbeda dengan saat ini, kaum Muslim seolah tak berdaya menunjukkan kemuliaan Islam dan kaum Muslim sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sangat disayangkan masih ada diantara kaum Muslim yang kabur dalam persoalan ini. Seperti diungkapkan oleh Komandan Satkornas Banser, H. Tatang Hidayat saat menyiapkan barisannya untuk ikut mengamankan Natal dan Tahun Baru yang berkata, "Kita berupaya memberikan rasa aman bagi saudara kita yang akan melaksanakan ibadah di hari Natalâ€.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Benarkah posisinya seperti itu? Terlalu berlebihan, padahal sudah jelas, yang semestinya menjadi saudara bagi kaum Muslim adalah kaum Muslim sendiri. Justru semestinya kaum Muslim mendakwahi dengan mengajak berfikir tentang kerusakan akidah mereka dan menunjukkan pada mereka kepada akidah yang benar. Juga sangat berlebihan dengan pengamanan natal atau gereja yang menimbulkan kesan bahwa sebagian umat Islam itu cikal bakal ketidakamanan dan selalu melakukan teror, padahal Islam sama sekali telah melarang melakukan tindakan kekerasan seperti perusakan fasilitas umum. Hingga setiap natal, Gereja pun musti diamankan, bahkan oleh sebagian elemen Islam lagi. Jelas ini akan memberikan kesan dan citra buruk negatif terhadap Islam. Bukankah Rasulullah Saw. senantiasa berdakwah dengan mengajak berfikir pada orang kafir? Lalu mengapa kesan semacam itu dimunculkan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Natal dan Tahun Baru benar-benar telah menjadi perayaan baru bagi kaum Muslim di negeri ini. Bahkan kaum Muslim sibuk ikut-ikutan berpartisipasi dalam perayaan agama lain mulai dengan sekedar mengucapkan selamat, penggunaan aksesoris hingga ikut dalam Natal Bersama atau perayaan Tahun Baru. Padahal sudah jelas, Natal dan Tahun Baru bukanlah berasal dari akidah Islam. Ikut merayakan Natal Bersama sudah jelas keharamannya. Tentu ini akan merusak akidah kaum Muslim.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Memang saat ini berbagai upaya interfaith atau dialog antar agama terus digulirkan. Tujuannya tiada lain untuk memposisikan agama Islam itu tidak jauh berbeda dengan agama lainnya. Targetnya, kaum Muslim tidak perlu menyuarakan ajaran Islam secara keseluruhan demi toleransi. Akibatnya tak sedikit kaum Muslim memandang Islam sebatan ritual belaka. Akidah dan Syariat Islam yang sempurna tak perlu diungkapkan secara tegas dan lugas, karena khawatir merusak toleransi. Padahal seharusnya kaum Muslim melakukan dakwah kepada non-Muslim tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikianlah kondisi yang menyedihkan lagi-lagi menimpa umat Islam. Setelah sebelumnya, menyedihkan bagi kaum Muslim karena berhari raya pada dua hari yang berbeda yang tak pernah terjadi sebelumnya kecuali setelah ide nasionalisme mencengkram benak umat. Padahal semestinya pada hari itulah seharusnya kaum kaum Muslim bersatu dan menjadikannya sebagai hari Raya di samping Idul Fitri. Sekarang kaum Muslim malah sibuk dalam perayaan dan peribadatan non Muslim tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini semua disebabkan salah satunya ketika Islam tidak dijadikan sebagai ideologi, yakni jalan hidup yang memiliki akidah dan syariat yang lengkap. Ditambah lagi dengan tidak adanya institusi penjaga akidah dan syariah Islam tersebut membuat pudarnya kemuliaan dan kewibawaan Islam dan umatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kaum Muslim semestinya kembali kepada tuntutan syariat. Bersikap seperti apa yang telah dicontohkan oleh Rasulullah Saw. dan para sahabatnya. Di mana mereka senantiasa tegas berhadapan dengan kaum kafir dan juga mendakwahkan Islam kepada mereka. Tidak seperti saat ini, yang tidak tegas berdakwah atau mengajak mereka untuk masuk ke dalam Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya khilafah yang akan membawa kembali kemuliaan bagi kaum Muslim sehingga menempatkan kembali loyalitas mereka hanya untuk Allah, Rasul-Nya dan kaum Mukmin dan bukan untuk kaum Kafir. Untuk itu, kaum Muslim sudah menjadi kewajiban untuk mengembalikan kembali kemulian Islam dan umatnya dengan berjuang demi tegaknya syariah di bawah payung bendera Rasulullah Saw. laa ilaaha illallah muhammad rasulullah. Kapan? Tentu saat ini, sebelum ajal tiba. Insya Allah! [opini/syabab.com]&lt;br /&gt;&lt; Prev     Next &gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7558334261632007772-242075885681959570?l=jumri017.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jumri017.blogspot.com/feeds/242075885681959570/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7558334261632007772&amp;postID=242075885681959570&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7558334261632007772/posts/default/242075885681959570'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7558334261632007772/posts/default/242075885681959570'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jumri017.blogspot.com/2009/06/sikap-berlebihan-sebagian-umat-islam.html' title='Sikap Berlebihan Sebagian Umat Islam Terhadap Natal dan Tahun Baru Merusak Akidah'/><author><name>Jumri</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12103348922089798122</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_OfwFK_E-Xrs/SmVsbBiUilI/AAAAAAAAATM/l8P82PXYlAI/S220/CIMG0289.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7558334261632007772.post-7915979912938369493</id><published>2009-06-12T23:36:00.000-07:00</published><updated>2009-06-12T23:43:00.807-07:00</updated><title type='text'>Tujuh Lapisan Bumi</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_OfwFK_E-Xrs/SjNJU4cHE9I/AAAAAAAAAQs/fEZYKtulYoA/s1600-h/bumi.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 129px; height: 127px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_OfwFK_E-Xrs/SjNJU4cHE9I/AAAAAAAAAQs/fEZYKtulYoA/s200/bumi.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5346697805715411922" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Ketika para ilmuwan mulai meneliti lembah-lembah di bumi untuk mengenal struktur dan unsur-unsurnya, mereka menemukan mitos dan dongeng yang mendominasi abad-abad terakhir itu tidak memiliki dasar ilmiah. Setelah para ilmuwan menemukan bahwa bumi berbentuk bulat telur, maka mereka menduga bahwa inti bola bumi ini mempunyai suatu nukleus, dan cangkangnya adalah kerak bumi yang sangat tipis jika dibandingkan dengan ukuran bumi. Dan antara dua lapisan ini ada lapisan ketiga yang biasa disebut dengan kata mantel. Ini merupakan pengetahuan awal para ilmuwan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perkembangan Fakta-fakta Ilmiah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teori Tiga Lapisan ini tidak cukup lama bertahan karena penemuan-penemuan yang terbaru di sistem geologi. Pengukuran-Pengukuran dan percobaan-percobaan terbaru menunjukkan bahwa Artikel yang berisi nukleus dari bumi itu berada di bawah tekanan yang sangat tinggi, tiga juta kali lebih dari permukaan bumi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di bawah tekanan seperti itu, zat berubah bentuk menjadi solid, dan hal ini pada gilirannya membuat inti bumi itu sangat solid. Inti bumi ini dikelilingi suatu lapisan zat cair dengan suhu yang sangat tinggi. Ini berarti bahwa ada dua lapisan di dalam inti bumi, bukan satu. Satu lapisan di dalam pusat yang dikelilingi lapisan zat cair.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal itu diketahui sesudah alat-alat pengukur dikembangkan dan memberi para ilmuwan suatu perbedaan yang jelas antar lapisan-lapisan bumi bagian dalam. Jika kita turun ke bawah bumi yang keras, kita akan menemukan lapisan batu-batu yang sangat panas, yaitu batu yang berfungsi untuk membungkus. Setelah itu ada tiga lapisan terpisah, di mana masing-masing itu berbeda kepadatan, tekanan dan suhu yang berbeda-beda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu para ilmuwan mengklasifikasi lapisan-lapisan bumi menjadi tujuh lapisan, tidak lebih. Gambar menunjukkan lapisan-lapisan ini dengan dimensi masing (beberapa di luar skala), sesuai yang ditemukan para ilmuwan baru-baru ini dengan berbagai metode seperti menggunakan alat pengukur gempa bumi dan studi medan magnetik bumi, dan juga teknik-teknik yang lain. Berbagai studi dan penemuan tersebut saat ini diajarkan kepada para mahasiswa fisika di berbagai universitas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gambar ini menunjukkan tujuh lapisan Bumi, memberitahukan bahwa kerak bumi adalah lapisan sangat tipis yang disusul dengan mantel dengan berbeda-beda ketebalannya, lalu disusul lapisan-lapsan yang terdiri zat cair, dan diakhiri dengan yang lapisan ketujuh, yaitu nukleus padat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para ilmuwan juga menemukan bahwa atom terdiri dari tujuh lapisan atau tingkatan, dan hal ini membuktikan keseragaman ciptaan, di mana bumi mempunyai tujuh lapisan dan atom-atom mempunyai tujuh lapisan juga. Subhanallah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tujuh lapisan bumi itu sangat berbeda-beda dari segi struktur, kepadatan, suhu dan bahannya. Oleh karena itu, tidak seorang pun menganggap bumi itu hanya mempunyai satu lapisan sebagai orang di masa lampau berpikir. Di sini kita menemukan bahwa pemikiran bahwa bumi mempunyai lapisan-lapisan merupakan berkara baru dan tidak dikenal atau yang dikemukakan pada waktu al-Qur’an itu sedang diturunkan. Penemuan-penemuan ini dikemukakan para ilmuwan abad 21 kepada kita, tetapi sejak dahulu Kitab Allah telah memberitahu kita tentang hal tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Informasi di dalam al-Qur’an al-Karim&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al-Qur’an al-Karim, perkataan Tuhan, menuturkan kepada kita tentang tujuh lapisan langit dan tujuh lapisan bumi di dalam dua ayat berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;‘Yang telah menciptakan tujuh langit berlapis-lapis, kamu sekali-kali tidak melihat pada ciptaan Tuhan Yang Maha Pemurah sesuatu yang tidak seimbang. Maka lihatlah berulang-ulang, adakah kamu lihat sesuatu yang tidak seimbang?’ (al-Mulk: 3)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah juga berfirman, ‘Allah-lah yang menciptakan tujuh langit dan seperti itu pula bumi.’ (ath-Thalaq: 12) Ayat pertama bericara kepada kedua tentang dua sifat langit: bilangan langit itu, yaitu tujuh, dan bentuk langit, yaitu berlapis-lapis. Inilah arti kata thibaqan yang kita temukan di dalam kitab-kitab tafsir al-Qur’an dan kamus-kamus bahasa Arab. Sedangkan ayat kedua menegaskan bahwa bumi itu menyerupai langit, dan hal itu diungkapkan dengan kalimat, ‘Dan seperti itu pula bumi.’ Sebagaimana langit itu berlapis-lapis, maka begitu pula bumi, dan masing-masing jumlahnya tujuh lapisan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Informasi dalam Sunnah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seandainya kita meneliti hadits-hadits Rasulullah saw, maka kita menemukan sebuah hadits yang menegaskan keberadaan tujuh lapis bumi, maksudnya tujuh lapis yang sebagiannya membungkus sebagian yang lain. Nabi saw bersabda, ‘Barangsiapa yang menyerobot sejengkal tanah, maka Allah akan menimbunnya dengan tujuh lapis bumi.’ (HR Bukhari) Kata menimbun di sini diungkapkan dengan kata thawwaqa yang secara bahasa berarti meliputinya dari semua sisi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaannya di sini adalah: Bukankah hal ini merupakan mukjizat Nabawi yang besar? Bukankah hadits yang mulia ini telah menentukan bilangan lapisan bumi, yaitu tujuh, dan menentukan bentuk lapisan itu, yaitu meliputi dan menyelubungi. Bahkan hadits ini memuat sinyal tentang bentuk bulat atau semi-bulat. Al-Qur'an dan Sunnah telah mendahului ilmu pengetahuan modern dalam mengungkapkan fakta yang ilmiah ini. Selain itu, al-Qur'an juga telah memberi kita penelasan yang tepat mengenai struktur bumi dengan menggunakan kata thibaqan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7558334261632007772-7915979912938369493?l=jumri017.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jumri017.blogspot.com/feeds/7915979912938369493/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7558334261632007772&amp;postID=7915979912938369493&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7558334261632007772/posts/default/7915979912938369493'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7558334261632007772/posts/default/7915979912938369493'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jumri017.blogspot.com/2009/06/tujuh-lapisan-bumi.html' title='Tujuh Lapisan Bumi'/><author><name>Jumri</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12103348922089798122</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_OfwFK_E-Xrs/SmVsbBiUilI/AAAAAAAAATM/l8P82PXYlAI/S220/CIMG0289.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_OfwFK_E-Xrs/SjNJU4cHE9I/AAAAAAAAAQs/fEZYKtulYoA/s72-c/bumi.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7558334261632007772.post-3887948051831218938</id><published>2009-06-12T23:29:00.000-07:00</published><updated>2009-06-12T23:34:16.361-07:00</updated><title type='text'>Makah Sebagai Pusat Bumi</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_OfwFK_E-Xrs/SjNIWKkTXuI/AAAAAAAAAQk/TwYMSvxetBw/s1600-h/makkah.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 148px; height: 111px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_OfwFK_E-Xrs/SjNIWKkTXuI/AAAAAAAAAQk/TwYMSvxetBw/s200/makkah.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5346696728249851618" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Makkah—juga disebut Bakkah—tempat di mana umat Islam melaksanakan haji itu terbukti sebagai tempat yang pertama diciptakan. Telah menjadi kenyataan ilmiah bahwa bola bumi ini pada mulanya tenggelam di dalam air (samudera yang sangat luas).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian gunung api di dasar samudera ini meletus dengan keras dan mengirimkan lava dan magma dalam jumlah besar yang membentuk ‘bukit’. Dan bukit ini adalah tempat Allah memerintahkan untuk menjadikannya lantai dari Ka’bah (kiblat). Batu basal Makkah dibuktikan oleh suatu studi ilmiah sebagai batu paling purba di bumi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika demikian, ini berarti bahwa Allah terus-menerus memperluas dataran dari tempat ini. Jadi, ini adalah tempat yang paling tua di dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adakah hadits yang nabawi yang menunjukkan fakta yang mengejutkan ini? Jawaban adalah ya.&lt;br /&gt;Nabi bersabda, ‘Ka’bah itu adalah sesistim tanah di atas air, dari tempat itu bumi ini diperluas.’ Dan ini didukung oleh fakta tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjadi tempat yang pertama diciptakan itu menambah sisi spiritual tempat tersebut. Juga, yang mengatakan nabi yang tempat di dalam dahulu kala dari waktu menyelam di dalam air dan siapa yang mengatakan kepada dia bahwa Ka’bah adalah pemenang pertama yang untuk dibangun atas potongan dari ini tempat seperti yang didukung oleh studi dari basalt mengayun-ayun di Makkah?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makkah Pusat Bumi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prof. Hussain Kamel menemukan suatu fakta mengejutkan bahwa Makkah adalah pusat bumi. Pada mulanya ia meneliti suatu cara untuk menentukan arah kiblat di kota-kota besar di dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk tujuan ini, ia menarik garis-garis pada peta, dan sesudah itu ia mengamati dengan seksama posisi ketujuh benua terhadap Makkah dan jarak masing-masing. Ia memulai untuk menggambar garis-garis sejajar hanya untuk memudahkan proyeksi garis bujur dan garis lintang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah dua tahun dari pekerjaan yang sulit dan berat itu, ia terbantu oleh program-program komputer untuk menentukan jarak-jarak yang benar dan variasi-variasi yang berbeda, serta banyak hal lainnya. Ia kagum dengan apa yang ditemukan, bahwa Makkah merupakan pusat bumi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia menyadari kemungkinan menggambar suatu lingkaran dengan Makkah sebagai titik pusatnya, dan garis luar lingkaran itu adalah benua-benuanya. Dan pada waktu yang sama, ia bergerak bersamaan dengan keliling luar benua-benua tersebut. (Majalah al-Arabiyyah, edisi 237, Agustus 1978).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gambar-gambar Satelit, yang muncul kemudian pada tahun 90-an, menekankan hasil yang sama ketika studi-studi lebih lanjut mengarah kepada topografi lapisan-lapisan bumi dan geografi waktu daratan itu diciptakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Telah menjadi teori yang mapan secara ilmiah bahwa lempengan-lempengan bumi terbentuk selama usia geologi yang panjang, bergerak secara teratur di sekitar lempengan Arab. Lempengan-lempengan ini terus menerus memusat ke arah itu seolah-olah menunjuk ke Makkah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Studi ilmiah ini dilaksanakan untuk tujuan yang berbeda, bukan dimaksud untuk membuktikan bahwa Makkah adalah pusat dari bumi. Bagaimanapun, studi ini diterbitkan di dalam banyak majalah sain di Barat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah berfirman di dalam al-Qur’an al-Karim sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;‘Demikianlah Kami wahyukan kepadamu Al Qur'an dalam bahasa Arab supaya kamu memberi peringatan kepada Ummul Qura (penduduk Makkah) dan penduduk (negeri-negeri) sekelilingnya..’ (asy-Syura: 7)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata ‘Ummul Qura’ berarti induk bagi kota-kota lain, dan kota-kota di sekelilingnya menunjukkan Makkah adalah pusat bagi kota-kota lain, dan yang lain hanyalah berada di sekelilingnya. Lebih dari itu, kata ummu (ibu) mempunyai arti yang penting di dalam kultur Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagaimana seorang ibu adalah sumber dari keturunan, maka Makkah juga merupakan sumber dari semua negeri lain, sebagaimana dijelaskan pada awal kajian ini. Selain itu, kata ‘ibu’ memberi Makkah keunggulan di atas semua kota lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makkah atau Greenwich&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan pertimbangan yang seksama bahwa Makkah berada tengah-tengah bumi sebagaimana yang dikuatkan oleh studi-studi dan gambar-gambar geologi yang dihasilkan satelit, maka benar-benar diyakini bahwa Kota Suci Makkah, bukan Greenwich, yang seharusnya dijadikan rujukan waktu dunia. Hal ini akan mengakhiri kontroversi lama yang dimulai empat dekade yang lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada banyak argumentasi ilmiah untuk membuktikan bahwa Makkah merupakan wilayah nol bujur sangkar yang melalui kota suci tersebut, dan ia tidak melewati Greenwich di Inggris. GMT dipaksakan pada dunia ketika mayoritas negeri di dunia berada di bawah jajahan Inggris. Jika waktu Makkah yang diterapkan, maka mudah bagi setiap orang untuk mengetahui waktu shalat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makkah adalah Pusat dari lapisan-lapisan langit&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada beberapa ayat dan hadits nabawi yang menyiratkan fakta ini. Allah berfirman, ‘Hai golongan jin dan manusia, jika kamu sanggup menembus (melintasi) penjuru langit dan bumi, maka lintasilah, kamu tidak dapat menembusnya melainkan dengan kekuatan.’ (ar-Rahman:33)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata aqthar adalah bentuk jamak dari kata ‘qutr’ yang berarti diameter, dan ia mengacu pada langit dan bumi yang mempunyai banyak diameter.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari ayat ini dan dari beberapa hadits dapat dipahami bahwa diameter lapisan-lapisan langit itu di atas diameter bumi (tujuh lempengan bumi). Jika Makkah berada di tengah-tengah bumi, maka itu berarti bahwa Makkah juga berada di tengah-tengah lapisan-lapisan langit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu ada hadits yang mengatakan bahwa Masjidil Haram di Makkah, tempat Ka‘bah berada itu ada di tengah-tengah tujuh lapisan langit dan tujuh bumi (maksudnya tujuh lapisan pembentuk bumi)&lt;br /&gt;Nabi bersabda, ‘Wahai orang-orang Makkah, wahai orang-orang Quraisy, sesungguhnya kalian berada di bawah pertengahan langit.’&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Thawaf di Sekitar Makkah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam Islam, ketika seseorang thawaf di sekitar Ka’bah, maka ia memulai dari Hajar Aswad, dan gerakannya harus berlawanan dengan arah jarum jam. Hal itu adalah penting mengingat segala sesuatu di alam semesta dari atom hingga galaksi itu bergerak berlawanan dengan arah jarum jam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Elektron-elektron di dalam atom mengelilingi nukleus secara berlawanan dengan jarum jam. Di dalam tubuh, sitoplasma mengelilingi nukleus suatu sel berlawanan dengan arah jarum jam. Molekul-molekul protein-protein terbentuk dari kiri ke kanan berlawanan dengan arah jarum jam. Darah memulai gerakannya dari kiri ke kanan berlawanan dengan arah jarum jam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di dalam kandungan para ibu, telur mengelilingi diri sendiri berlawanan dengan arah jarum jam. Sperma ketika mencapai indung telur mengelilingi diri sendiri berlawanan dengan arah jarum jam. Peredaran darah manusia mulai gerakan berlawanan dengan arah jarum jamnya. Perputaran bumi pada porosnya dan di sekeliling matahari secara berlawanan dengan arah jarum jam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perputaran matahari pada porosnya berlawanan dengan arah jarum jam. Matahari dengan semua sistimnya mengelilingi suatu titik tertentu di dalam galaksi berlawanan dengan arah jarum jam. Galaksi juga berputar pada porosnya berlawanan dengan arah jarum jam.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7558334261632007772-3887948051831218938?l=jumri017.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jumri017.blogspot.com/feeds/3887948051831218938/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7558334261632007772&amp;postID=3887948051831218938&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7558334261632007772/posts/default/3887948051831218938'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7558334261632007772/posts/default/3887948051831218938'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jumri017.blogspot.com/2009/06/makah-sebagai-pusat-bumi.html' title='Makah Sebagai Pusat Bumi'/><author><name>Jumri</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12103348922089798122</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_OfwFK_E-Xrs/SmVsbBiUilI/AAAAAAAAATM/l8P82PXYlAI/S220/CIMG0289.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_OfwFK_E-Xrs/SjNIWKkTXuI/AAAAAAAAAQk/TwYMSvxetBw/s72-c/makkah.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7558334261632007772.post-3478812315560085570</id><published>2009-05-23T22:27:00.000-07:00</published><updated>2009-05-23T22:29:18.531-07:00</updated><title type='text'>Jelbab yang sesuai syariat</title><content type='html'>Seperti yang telah kita ketahui, jilbab adalah pakaian yang wajib bagi wanita muslim. Namun, sekarang ini banyak sekali model jilbab yang dikenakan dengan berbagai variasi. Hal ini boleh-boleh saja selama jilbab yang dikenakan tersebut benar dan sesuai dengan syariat islam. Bagaimanakah jilbab yang sesuai dengan syariat itu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menutupi seluruh tubuh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memakai jilbab tidak boleh asal memakainya, seperti yang banyak kita lihat, muslimah memakai jilbab hanya sebatas menutupi rambut dan leher. Itupun digulung dan dimasukkan ke dalam kerah baju. Mengenakan jilbab yang sesuai syariat adalah yang menutupi seluruh tubuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Hai Nabi, katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu, dan istri-istri orang-orang mukmin: "Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya keseluruh tubuh mereka. "Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal dan oleh karenanya mereka tidak diganggu. Dan Allah swt Maha Pengampun lagi Maha Penyayang." (Qs. Al Ahzab : 59)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tebal/tidak tipis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah saw bersabda: “Akan ada nanti di kalangan akhir umatku para wanita yang berpakaian tapi hakikatnya mereka telanjang… Kemudian beliau bersabda lagi: “…laknatlah mereka karena sesungguhnya mereka itu terlaknat”. (HR. Ath Thabrani)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengenakan jilbab yang tipis sama saja dengan menampakkan lekuk tubuh. Jilbab harus tebal sehingga semua bagian tubuh/aurat tidak nampak. Apabila terpaksa harus memakai jilbab tipis, kenakanlah kerudung dalaman atau bergo untuk menutupi rambut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebar dan tidak sempit&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jilbab harus lebar, tidak boleh sempit agar tidak memperlihatkan lekuk tubuh. Jilbab yang sempit dapat dikatakan sebagai “jilbab seksi” dan ini tentunya sangat tidak sesuai dengan syariat.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Usamah bin Zaid berkata: Rasulullah  saw memakaikan aku pakaian Qibthiyah yang tebal yang dihadiahkan oleh Dihyah Al Kalbi kepada beliau , maka aku memakaikan pakaian itu kepada istriku. Suatu ketika beliau bertanya: “Mengapa engkau tidak memakai pakaian Qibthiyah itu?” Aku menjawab: “Aku berikan kepada istriku”. Beliau berkata : “Perintahkan istrimu agar ia memakai kain penutup setelah memakai pakaian tersebut karena aku khawatir pakaian itu akan menggambarkan bentuk tubuhnya”. (Diriwayatkan oleh Adl Dliya Al Maqdisi, Ahmad dan Baihaqi dengan sanad hasan)  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak diberi wangi-wangian&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah saw bersabda: “Wanita mana saja yang memakai wangi-wangian lalu ia melewati sekelompok orang agar mereka mencium wanginya maka wanita itu pezina.” (HR. An Nasai, Abu Daud)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak diberi hiasan-hiasan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jilbab yang tidak diberi hiasan lebih sederhana dan tentunya tidak sampai mengundang kaum pria melihatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah swt berfirman: “Katakanlah kepada wanita yang beriman: "Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak daripadanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung ke dadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya, kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putera-putera mereka, atau putera-putera suami mereka, atau saudara-saudara mereka, atau putera-putera saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita Islam, atau budak-budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. Dan janganlah mereka memukulkan kaki mereka agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung.” (QS. An-Nur: 31)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7558334261632007772-3478812315560085570?l=jumri017.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jumri017.blogspot.com/feeds/3478812315560085570/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7558334261632007772&amp;postID=3478812315560085570&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7558334261632007772/posts/default/3478812315560085570'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7558334261632007772/posts/default/3478812315560085570'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jumri017.blogspot.com/2009/05/jelbab-yang-sesuai-syariat.html' title='Jelbab yang sesuai syariat'/><author><name>Jumri</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12103348922089798122</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_OfwFK_E-Xrs/SmVsbBiUilI/AAAAAAAAATM/l8P82PXYlAI/S220/CIMG0289.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7558334261632007772.post-8496081754787134143</id><published>2009-05-23T19:00:00.000-07:00</published><updated>2009-05-23T19:12:25.588-07:00</updated><title type='text'>Sebuah Surat Untuk Negri Islam ini</title><content type='html'>SIAPA Capres – Cawapres yang akan berkompetesi merebut RI -1 dan RI-2, terjawab sudah. Tiga pasangan calon resmi bertarung. Mereka adalah Susilo Bambang Yudhoyono dari partai Demokrat dan mitra koalisinya,Mega Wati Soekarnoputri – Probowo dari Partai PDIP dan Gerindra, Jusuf Kalla dan Wiranto dari Partai Golkar dan Hanura.&lt;br /&gt;Ini juga berarti keinginan sejumlah partai berbasis islam menempatkan calonya dikursi RI – 2, pupus sudah.  Lantas kalangan sekuluer menyempatkan fenomena ini dengan sorak – sorai. bahkan, dari sebagian kalangan mereka menyebutkan sebagai kemenangan, sekaligus kekalahan pendukung islam. Benarkah?&lt;br /&gt; Terlalu naif ketidak berhasilan pertai islam mendudukan calonya dikursi RI -2 disebut sebagai kegagalan. Partai - partai islam kudu berintropeksi dengan hasil ini , tidak ada yang membantah. Ini seklaigus bukti nyata dengan dengan kebenaran  Firman Allah SWT dan sabdanya Rassull nabi Muhammad SAW. Jika partai islam berjalan sendiri – sendiri tanpa koordinasi satu sama lain, maka akan mudah dihancurkan lawan – lawanya. Umat boleh banyak, tapi ia seperti buih dilautan yang tidak ada kekuatan sama sekali.&lt;br /&gt; Ajaran islam sungguh jelas. Sesungguhnya tidak ada musuh – musuh islam yang kuat, partai islam terjungkal dan tidak dapat banyak bicara dalam kancah polik nasioanal dan karena kaum sekuler liberal lebih baik. Bukan pula karena mereka lebih kuat. Kaum muslimin terseok karena mereka lemah sehingga mampu disingkirkan oleh musunya. Terlalu takabur jika tidak keberhasilan mengusungkan calon islam menjadi wakil presiden juga disebut sebagai kekalahan islam. Sebab tujuan islam lebih mulia dibandingkan kursi presiden, wakil presiden apalagi legeslatif dan kabinet.&lt;br /&gt; jikalah islam berhasil merebut kursi – RI – 1 dan RI- 2, itu barulah langka awal pertama dari sebuah perjuangan panjang. Karen cita – cita umat adalah tegaknya islam di negri ini dan seluruh dunia. Pertanyaanya sudahkah para pengusung islam membersihkan hati mereka dari kepentingan – kepentingan dunia ?&lt;br /&gt;  Ini juga bukan berarti Capres - Cawapres terpilih terpilih Pilpres dapat seenaknya mengibiri umat islam. Sebab telah menjadi fakta sejarah, lantaran umat islamlah negri ini terbebas dari belenggu kesengsaraan penjajahan asing. Karena umat islam pula ini tersohor ke seantero benua sebagai negri muslim terbesar di dunia, bukan karena umat lainya. Bukan karena umat Budha, Hindu, keresten atau tanpa agama negri ini terkenal, tapi karena umat islam.&lt;br /&gt; Karena itu, sudah sepantasnya, siapun yang akan terpilih di pilpres nanti, mereka seharusnya mengakomidasi kepentingan umat islam. Sebab diakui atau tidak, konsituen mereka memilih adalah umat islam, karena negri ini mayoritas islam . Disadur dari majalah sabili ( Jumriyansyah )&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7558334261632007772-8496081754787134143?l=jumri017.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jumri017.blogspot.com/feeds/8496081754787134143/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7558334261632007772&amp;postID=8496081754787134143&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7558334261632007772/posts/default/8496081754787134143'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7558334261632007772/posts/default/8496081754787134143'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jumri017.blogspot.com/2009/05/sebuah-surat-untuk-negri-islam-ini.html' title='Sebuah Surat Untuk Negri Islam ini'/><author><name>Jumri</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12103348922089798122</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_OfwFK_E-Xrs/SmVsbBiUilI/AAAAAAAAATM/l8P82PXYlAI/S220/CIMG0289.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7558334261632007772.post-5832747568781581830</id><published>2009-05-22T23:26:00.000-07:00</published><updated>2009-05-22T23:27:34.140-07:00</updated><title type='text'>Menikah Tanpa Pacaran</title><content type='html'>Menikah tanpa pacaran? Mungkin enggak sih? Apakah tanpa pacaran dapat mengenal calon pasangan? Apakah ada ada cara-cara sah dalam Islam untuk megenal calon pasngan hidup? Apakah cukup penting mengenal isi pikiran calon pasangan kita? Apakah tidak cukup dengan hanya mengetahui cantik atau gantengnya dan kemudian apakah isi kantongnya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa mungkin?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaan tersebut muncul ketika sepasang anak muda memutuskan untuk menikah tanpa pacaran terlebih dahulu. Segera ketika berita lamaran merebak di kalangan keluarga beberapa pihak bertanya-tanya kepada orangtua mereka. Kapan kenalnya? Di mana? Bagaimana? Koq bisa memutuskan menerima lamaran jika belum kenal?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenal adalah salah satu tahapan ukhuwah islamiyah, oleh karena itu tak heran jika orang banyak mempertanyakan keputusan menerima lamaran sebeum “kenal”. Pepatah mengatakan: tak kenal maka tak sayang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah sebelum menikah seseorang harus saling kenal? Jawabannya: ya, harus, meskipun seberapa “kenal”nya, dan apa yang perlu dikenal masih bisa didiskusikan. Jangankan dalam urusan jodoh, memilih teman-pun perlu mengenal lebih dahulu sebelum cukup percaya untuk pergi bersama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kecocokan harus ditimbang dengan kadar tertentu dan bahkan untuk aspek latar belakang sosial ekonomi dan pendidikan yang diistilahkan dengan se-kufu. Tapi yang paling penting diantara itu semua adalah masalah kesamaan pandangan hidup, aqidah dan akhlaq misalnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayangnya, dalam kebiasaan zaman sekarang yang namanya ajang saling kenal antara dua orang anak muda yang akan menikah adalah lewat hubungan palsu yang namanya pacaran. Mengapa palsu? Sebab seringkali ketika berpacaran kedua insan tersebut tidak memperlihatkan sifat-sifat asli mereka, malah cenderung konformistis, serba setuju dengan apa kata pasangannya. Walhasil “perkenalan”nya menjadi tidak sebagaimana aslinya. Apalagi ketika diwarnai perasaan kasmaran atau jatuh cinta. Seseorang yang sedang kasmaran cenderung berubah dari kebiasaan aslinya. Seorang pendiam bisa tiba-tiba terlihat periang sedangkan seorang yang periang tampak malu-malu kucing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenapa sih mesti pacaran?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pacaran dalam istilah sekarang adalah: sebuah bentuk hubungan antara sepasang anak manusia lain jenis yang mempunyai ketertarikan hubungan sex.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pacaran dengan aktivitas pergaulan fisik tanpa norma Islam (sejak pegang-pegangan tangan sampai seterusnya) bukan hanya tidak perlu, bahkan juga tidak boleh atau haram dalam Islam. Sebab Islam melarang zina dengan arti sejak zina hati (melamun, bermimpi dengan sengaja, melihat foto dll tanpa pertemuan fisik), zina mata (melihat langsung, berpandang-pandangan dll) sampai zina badan (sejak pegangan tangan sampai hubungan sex sebenarnya). Meskipun untuk setiap perbuatan tersebut jenis dosa-nya berbeda, tetapi tetap saja semua adalah dosa. Zina badan dalam arti sampai hubungan sex terjadi jelas merupakan dosa besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sinilah letaknya masalah pacaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika saling mengenal merupakan sesuatu yang penting, itu tidak berarti pacaran menjadi boleh. Bahkan pacaran dengan sejumlah bahaya dosa jelas merupakan perbuatan yang harus dihindari sebab mengandung ancaman dosa besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu bagaimana cara saling mengenal yang diperbolehkan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Zaman sebelum ada teknologi canggih, para pendahulu kita biasa mengirim utusan ke pihak calon mempelai. Pihak pria mengirim seorang wanita terpercaya untuk “melihat” si wanita yang akan dilamar dan sebaliknya pihak wanita juga mengirim pria terpercaya untuk menyelidiki pria yang akan melamarnya. Untuk batas tertentu keduanya dibenarkan untuk saling melihat fisik. Batasannya adalah sejauh batasan aurat yang boleh dilihat umum (semua tertutup kecuali muka dan telapak tangan). Jika ingin melihat lebih jauh, harus mengirim utusan seperti di atas (wanita melihat wanita dan pria melihat pria).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu baru sebatas melihat secara fisik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagaimana sudah dikatakan tadi, aspek fisik bukan hal terpenting untuk dikenal. Aqidah , akhlaq dan fikroh jauh lebih penting sebab itu semua adalah hal-hal yang bersifat lebih menetap dan lebih berpengaruh dalam sikap sehari-hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mengenal dan memahami isi pikiran, aqidah dan akhlaq haruslah dengan cara peninjauan yang berbeda dengan mengenal hal-hal fisik. Untuk ini, selain mengenal langsung, juga lewat referensi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Misalnya dengan mengirim utusan untuk menyelidiki isi pikiran tersebut, atau dengan cara bertanya secara langsung. Dapat dilihat di tulisan Benteng Terakhir sebelum ini yaitu yang berjudul: Fit and Proper Test.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapakah Fit and Proper Test tentang isi pikiran, aqidah dan akhlaq jauh lebih penting daripada perkenalan fisik?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawabannya tergantung dari seberapa dalam seseorang yang ingin berkenalan tersebut memandang hidup ini. Jika ada seorang yang sehari-harinya punya ideologi: “emangnya gue pikirin”, yaitu ideologi cu-ek dan tak peduli makna hidup, dengan keseharian hanya memikirkan dandan (bersolek), kongkow-kongkow (kumpul-kumpul tak bermakna dengan teman-teman) dan hura-hura (semua aktivitas yang berhubungan dengan kesenangan duniawi yang meriah), maka ketika ia ingin berteman dan mungkin juga ketika ingin menikah ia akan mencari teman atau pasangan hidup yang sejenis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun jika ada seseorang yang dengan serius menganggap bahwa hidup ini adalah untuk beribadah, beramal manfaat dan menggapai akhirat, maka ia akan sangat peduli untuk berteman dan apalagi berpasangan hidup dengan yang sejenis. Dan hal-hal seperti ini tak mungkin dikenal hanya dengan sekali lihat penampilan fisik. Penampilan fisik mungkin menipu. Seorang yang berkacamat tebal dan berfoto serius mungkin saja ternyata tukang banyol yang tak pernah berpikir panjang. Sementara mungkin saja seorang dengan pakaian tak ketinggalan gaul (tapi masih sopan) dan percakapan yang tak kuno ternyata lebih mampu lagi bicara panjang dan serius tentang makna hidup dan cita-cita akhirat. Sebab seorang yang ingin menggapai akhirat tak mesti meninggalkan dunia sama sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan seorang yang beramal cerdas justru sanggup memanfaatkan hidup di dunia untuk optimalisasi pencapaian akhirat, dan itu dengan cara bergaul luas dan berdakwah luas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu, fit and proper test sebenarnya tetap berlaku pada setiap orang yang ingin memutuskan untuk menikah, (kecuali yang kawin kontrak untuk sekedar mendapat sepotong surat nikah guna kemudahan imigrasi). Pada dasarnya setiap orang ingin berdekatan dengan yang “sejenis”, se-aliran, se-pandangan. Apapun pandangan hidup yang dianutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi yang mementingkan urusan materi dan “kulit-kulit luar”, maka perkenalan fisik sangat penting, urusan isi pikiran cukup yang dangkal saja. Sebatas apa aliran musiknya, hardrock-kah atau slow machine? Sedangkan bagi yang berpikir mendalam maka isi pikiran dan cita-cita hiudp adalah lebih penting daripada fisik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami sendiri berpandangan yang kedua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebab menurut hemat kami, apa-apa yang sebatas kedalaman kulit dapat berganti dengan cepat, bahkan dengan mudah sirna. Cantik? Maaf ya, jika terlalu banyak ber-make-up maka pada usia 38an tahun sudah butuh face-lift. Jika salah make-up muka menghitam dan butuh jutaan rupiah untuk memperbaiki. Apalagi jika (na’udzubillah) kecelakaan, rusaklah semua. Jika kaya raya adalah ukuran tera-nya, maka credit crunch tempo hari sudah terbukti ampuh memiskinkan sejumlah orang kaya. Yang benar-benar ulet akan bangkit setahun dua tahun lagi, tapi yang tak pandai akan tetap bangkrut. Namun apa yang dihargai dari budi pekerti dan sikap perilaku tak akan terpengaruh credit crunch maupun usia lanjut. Sedangkan yang beraqidah salimah dan akhlaq karimah akan tetap mendampingi kita Insya Allah di SurgaNya. Amin.(SAN 27022009)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7558334261632007772-5832747568781581830?l=jumri017.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jumri017.blogspot.com/feeds/5832747568781581830/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7558334261632007772&amp;postID=5832747568781581830&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7558334261632007772/posts/default/5832747568781581830'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7558334261632007772/posts/default/5832747568781581830'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jumri017.blogspot.com/2009/05/menikah-tanpa-pacaran.html' title='Menikah Tanpa Pacaran'/><author><name>Jumri</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12103348922089798122</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_OfwFK_E-Xrs/SmVsbBiUilI/AAAAAAAAATM/l8P82PXYlAI/S220/CIMG0289.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7558334261632007772.post-532213481072614849</id><published>2009-05-12T09:33:00.000-07:00</published><updated>2009-05-12T09:34:32.934-07:00</updated><title type='text'>Zina Menurut Islam</title><content type='html'>&lt;span&gt;&lt;span&gt;Zina menurut Kamus Bahasa Indonesia adalah Persetubuhan &lt;span style="border-bottom: 1px solid rgb(0, 153, 0); text-decoration: underline; color: rgb(0, 153, 0); font-size: 11.2px; font-weight: 400; font-style: normal; font-family: verdana;" class="IL_LINK_STYLE"&gt;yang&lt;/span&gt; dilakukan oleh bukan suami istri, menurut Kamus &lt;/span&gt;&lt;span style="border-bottom: 1px solid rgb(0, 153, 0); text-decoration: underline; color: rgb(0, 153, 0); font-size: 11.2px; font-weight: 400; font-style: normal; font-family: verdana;" class="IL_LINK_STYLE"&gt;Islam&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt; zina artinya hubungan kelamin antara laki-laki &lt;span class="IL_SPAN"&gt;&lt;input name="IL_MARKER" type="hidden"&gt;dan&lt;/span&gt;&lt;span&gt; perempuan &lt;span style="border-bottom: 1px solid rgb(0, 153, 0); text-decoration: underline; color: rgb(0, 153, 0); font-size: 11.2px; font-weight: 400; font-style: normal; font-family: verdana;" class="IL_LINK_STYLE"&gt;di&lt;/span&gt; luar perkawinan; tindakan pelacuran atau melacur, &lt;/span&gt;&lt;span class="IL_SPAN"&gt;&lt;input name="IL_MARKER" type="hidden"&gt;dan&lt;/span&gt; menurut Ensiklopedia Alkitab Masa Kini zina artinya hubungan seksual &lt;/span&gt;&lt;span class="IL_SPAN"&gt;&lt;input name="IL_MARKER" type="hidden"&gt;yang&lt;/span&gt; tidak diakui oleh masyarakat.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;Zina merupakan perbuatan amoral, munkar &lt;span class="IL_SPAN"&gt;&lt;input name="IL_MARKER" type="hidden"&gt;dan&lt;/span&gt; berakibat sangat buruk bagi pelaku &lt;span class="IL_SPAN"&gt;&lt;input name="IL_MARKER" type="hidden"&gt;dan&lt;/span&gt; masyarakat, sehingga &lt;/span&gt;&lt;span class="IL_SPAN"&gt;&lt;input name="IL_MARKER" type="hidden"&gt;Allah&lt;/span&gt; mengingatkan agar hambanya terhindar dari perzinahan :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="IL_SPAN"&gt;&lt;input name="IL_MARKER" type="hidden"&gt;Dan&lt;/span&gt; janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan &lt;/span&gt;&lt;span class="IL_SPAN"&gt;&lt;input name="IL_MARKER" type="hidden"&gt;yang&lt;/span&gt;&lt;span&gt; keji. &lt;span class="IL_SPAN"&gt;&lt;input name="IL_MARKER" type="hidden"&gt;Dan&lt;/span&gt; suatu &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="IL_SPAN"&gt;&lt;input name="IL_MARKER" type="hidden"&gt;jalan&lt;/span&gt;&lt;span&gt; &lt;span class="IL_SPAN"&gt;&lt;input name="IL_MARKER" type="hidden"&gt;yang&lt;/span&gt; buruk. QS. 17:32&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="border-bottom: 1px solid rgb(0, 153, 0); text-decoration: underline; color: rgb(0, 153, 0); font-size: 11.2px; font-weight: 400; font-style: normal; font-family: verdana;" class="IL_LINK_STYLE"&gt;Allah&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt; &lt;span class="IL_SPAN"&gt;&lt;input name="IL_MARKER" type="hidden"&gt;juga&lt;/span&gt; memberikan &lt;/span&gt;&lt;span class="IL_SPAN"&gt;&lt;input name="IL_MARKER" type="hidden"&gt;jalan&lt;/span&gt;&lt;span&gt; untuk menghindari perzinahan yaitu dengan berpuasa, menjaga pandangan &lt;span class="IL_SPAN"&gt;&lt;input name="IL_MARKER" type="hidden"&gt;dan&lt;/span&gt; memakai Jilbab bagi perempuan, &lt;span class="IL_SPAN"&gt;&lt;input name="IL_MARKER" type="hidden"&gt;dan&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="IL_SPAN"&gt;&lt;input name="IL_MARKER" type="hidden"&gt;Allah&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt; &lt;span class="IL_SPAN"&gt;&lt;input name="IL_MARKER" type="hidden"&gt;juga&lt;/span&gt; memberikan ancaman &lt;/span&gt;&lt;span class="IL_SPAN"&gt;&lt;input name="IL_MARKER" type="hidden"&gt;yang&lt;/span&gt; luar biasa bagi pelaku zina agar hambanya takut untuk melakukan zina :&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Perempuan &lt;span class="IL_SPAN"&gt;&lt;input name="IL_MARKER" type="hidden"&gt;yang&lt;/span&gt;&lt;span&gt; berzina &lt;span class="IL_SPAN"&gt;&lt;input name="IL_MARKER" type="hidden"&gt;dan&lt;/span&gt; laki-laki &lt;/span&gt;&lt;span class="IL_SPAN"&gt;&lt;input name="IL_MARKER" type="hidden"&gt;yang&lt;/span&gt; berzina, maka deralah tiap-tiap seorang dari keduanya seratus kali dera. QS. 24:2&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Maka ketika hukum &lt;span class="IL_SPAN"&gt;&lt;input name="IL_MARKER" type="hidden"&gt;Islam&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt; dijalankan, hasilnya sangat fantastis, perbuatan zina &lt;span class="IL_SPAN"&gt;&lt;input name="IL_MARKER" type="hidden"&gt;dan&lt;/span&gt; amoral betul-betul sangat minim &lt;span class="IL_SPAN"&gt;&lt;input name="IL_MARKER" type="hidden"&gt;dan&lt;/span&gt; masyarakatnya menjadi masyarakat &lt;/span&gt;&lt;span class="IL_SPAN"&gt;&lt;input name="IL_MARKER" type="hidden"&gt;yang&lt;/span&gt;&lt;span&gt; baik. Amatilah dengan teliti &lt;span class="IL_SPAN"&gt;&lt;input name="IL_MARKER" type="hidden"&gt;dan&lt;/span&gt; obyektif sejak pemerintahan Rasulullah SAW hingga saat ini, ketika diterapkan hukum &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="IL_SPAN"&gt;&lt;input name="IL_MARKER" type="hidden"&gt;Islam&lt;/span&gt;&lt;span&gt; secara utuh, maka terciptalah masyarakat &lt;span class="IL_SPAN"&gt;&lt;input name="IL_MARKER" type="hidden"&gt;yang&lt;/span&gt; baik.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Tetapi bila kita menengok hukum zina dalam Alkitab, &lt;span class="IL_SPAN"&gt;&lt;input name="IL_MARKER" type="hidden"&gt;yang&lt;/span&gt;&lt;span&gt; tampak adalah adanya kontradiksi antara keras hukumannya &lt;span class="IL_SPAN"&gt;&lt;input name="IL_MARKER" type="hidden"&gt;dan&lt;/span&gt; tidak dihukum.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Zina Dalam Pandangan &lt;span class="IL_SPAN"&gt;&lt;input name="IL_MARKER" type="hidden"&gt;Islam&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="IL_SPAN"&gt;&lt;input name="IL_MARKER" type="hidden"&gt;Di&lt;/span&gt; dalam &lt;/span&gt;&lt;span class="IL_SPAN"&gt;&lt;input name="IL_MARKER" type="hidden"&gt;Islam&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;, zina termasuk perbuatan &lt;span style="border-bottom: 1px solid rgb(0, 153, 0); text-decoration: underline; color: rgb(0, 153, 0); font-size: 11.2px; font-weight: 400; font-style: normal; font-family: verdana;" class="IL_LINK_STYLE"&gt;dosa&lt;/span&gt;&lt;span&gt; besar. &lt;span style="border-bottom: 1px solid rgb(0, 153, 0); text-decoration: underline; color: rgb(0, 153, 0); font-size: 11.2px; font-weight: 400; font-style: normal; font-family: verdana;" class="IL_LINK_STYLE"&gt;Hal&lt;/span&gt; ini dapat dapat dilihat dari urutan penyebutannya setelah &lt;/span&gt;&lt;span class="IL_SPAN"&gt;&lt;input name="IL_MARKER" type="hidden"&gt;dosa&lt;/span&gt;&lt;span&gt; musyrik &lt;span class="IL_SPAN"&gt;&lt;input name="IL_MARKER" type="hidden"&gt;dan&lt;/span&gt; membunuh tanpa alasan &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="IL_SPAN"&gt;&lt;input name="IL_MARKER" type="hidden"&gt;yang&lt;/span&gt; haq, &lt;/span&gt;&lt;span class="IL_SPAN"&gt;&lt;input name="IL_MARKER" type="hidden"&gt;Allah&lt;/span&gt;&lt;span&gt; berfirman: “Dan orang-orang &lt;span class="IL_SPAN"&gt;&lt;input name="IL_MARKER" type="hidden"&gt;yang&lt;/span&gt; tidak menyembah tuhan &lt;span class="IL_SPAN"&gt;&lt;input name="IL_MARKER" type="hidden"&gt;yang&lt;/span&gt; lain beserta &lt;/span&gt;&lt;span class="IL_SPAN"&gt;&lt;input name="IL_MARKER" type="hidden"&gt;Allah&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt; &lt;span class="IL_SPAN"&gt;&lt;input name="IL_MARKER" type="hidden"&gt;dan&lt;/span&gt; tidak membunuh jiwa &lt;/span&gt;&lt;span class="IL_SPAN"&gt;&lt;input name="IL_MARKER" type="hidden"&gt;yang&lt;/span&gt; diharamkan &lt;/span&gt;&lt;span class="IL_SPAN"&gt;&lt;input name="IL_MARKER" type="hidden"&gt;Allah&lt;/span&gt;&lt;span&gt; kecuali dengan (alasan) &lt;span class="IL_SPAN"&gt;&lt;input name="IL_MARKER" type="hidden"&gt;yang&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt; benar &lt;span class="IL_SPAN"&gt;&lt;input name="IL_MARKER" type="hidden"&gt;dan&lt;/span&gt; tidak berzina.” (QS. Al-Furqaan: 68). Imam Al-Qurthubi mengomentari, “Ayat ini menunjukkan bahwa tidak ada &lt;/span&gt;&lt;span class="IL_SPAN"&gt;&lt;input name="IL_MARKER" type="hidden"&gt;dosa&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;span class="IL_SPAN"&gt;&lt;input name="IL_MARKER" type="hidden"&gt;yang&lt;/span&gt; lebih besar setelah kufur selain membunuh tanpa alasan &lt;span class="IL_SPAN"&gt;&lt;input name="IL_MARKER" type="hidden"&gt;yang&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt; dibenarkan &lt;span class="IL_SPAN"&gt;&lt;input name="IL_MARKER" type="hidden"&gt;dan&lt;/span&gt; zina.” (lihat Ahkaamul &lt;/span&gt;&lt;span class="IL_SPAN"&gt;&lt;input name="IL_MARKER" type="hidden"&gt;Quran&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;, 3/200). &lt;span class="IL_SPAN"&gt;&lt;input name="IL_MARKER" type="hidden"&gt;Dan&lt;/span&gt; menurut Imam Ahmad, perbuatan &lt;/span&gt;&lt;span class="IL_SPAN"&gt;&lt;input name="IL_MARKER" type="hidden"&gt;dosa&lt;/span&gt; besar setelah membunuh adalah zina.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="IL_SPAN"&gt;&lt;input name="IL_MARKER" type="hidden"&gt;Islam&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt; melarang dengan tegas perbuatan zina karena perbuatan tersebut adalah kotor &lt;span class="IL_SPAN"&gt;&lt;input name="IL_MARKER" type="hidden"&gt;dan&lt;/span&gt; keji. &lt;/span&gt;&lt;span class="IL_SPAN"&gt;&lt;input name="IL_MARKER" type="hidden"&gt;Allah&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt; berfirman: “Dan janganlah kamu mendekati perbuatan zina. Sesungguhnya zina itu suatu perbuatan &lt;span class="IL_SPAN"&gt;&lt;input name="IL_MARKER" type="hidden"&gt;yang&lt;/span&gt;&lt;span&gt; keji &lt;span class="IL_SPAN"&gt;&lt;input name="IL_MARKER" type="hidden"&gt;dan&lt;/span&gt; suatu &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="border-bottom: 1px solid rgb(0, 153, 0); text-decoration: underline; color: rgb(0, 153, 0); font-size: 11.2px; font-weight: 400; font-style: normal; font-family: verdana;" class="IL_LINK_STYLE"&gt;jalan&lt;/span&gt;&lt;span&gt; &lt;span class="IL_SPAN"&gt;&lt;input name="IL_MARKER" type="hidden"&gt;yang&lt;/span&gt;&lt;span&gt; buruk”. (QS. Al-Isra’: 32). Syaikh Abdurrahman bin Nashir As-Sa’di, seorang ulama besar Arab Saudi, berkomentar: “Allah Swt telah mengategorikan zina sebagai perbuatan keji &lt;span class="IL_SPAN"&gt;&lt;input name="IL_MARKER" type="hidden"&gt;dan&lt;/span&gt; kotor. Artinya, zina dianggap keji menurut syara’, akal &lt;span class="IL_SPAN"&gt;&lt;input name="IL_MARKER" type="hidden"&gt;dan&lt;/span&gt; fitrah karena merupakan pelanggaran terhadap hak &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="IL_SPAN"&gt;&lt;input name="IL_MARKER" type="hidden"&gt;Allah&lt;/span&gt;&lt;span&gt;, hak istri, hak keluarganya atau suaminya, merusak kesucian pernikahan, mengacaukan garis keturunan, &lt;span class="IL_SPAN"&gt;&lt;input name="IL_MARKER" type="hidden"&gt;dan&lt;/span&gt; melanggar tatanan lainnya”. (lihat tafsir Kalaam Al-Mannan: 4/275)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Imam Ibnul Qayyim menjelaskan, “Firman &lt;span class="IL_SPAN"&gt;&lt;input name="IL_MARKER" type="hidden"&gt;Allah&lt;/span&gt;&lt;span&gt; Swt &lt;span class="IL_SPAN"&gt;&lt;input name="IL_MARKER" type="hidden"&gt;yang&lt;/span&gt; berbunyi: “Katakanlah, Tuhanku hanya mengharamkan perbuatan keji, baik &lt;span class="IL_SPAN"&gt;&lt;input name="IL_MARKER" type="hidden"&gt;yang&lt;/span&gt; tampak ataupun &lt;span class="IL_SPAN"&gt;&lt;input name="IL_MARKER" type="hidden"&gt;yang&lt;/span&gt;&lt;span&gt; tersembunyi” (QS.Al-Maidah: 33), menjadi dalil bahwa inti dari perbuatan zina adalah keji &lt;span class="IL_SPAN"&gt;&lt;input name="IL_MARKER" type="hidden"&gt;dan&lt;/span&gt; tidak bisa diterima akal. &lt;span class="IL_SPAN"&gt;&lt;input name="IL_MARKER" type="hidden"&gt;Dan&lt;/span&gt;, hukuman zina dikaitkan dengan sifat kekejiaannya itu”. Kemudian ia menambahkan, “Oleh karena itu, &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="IL_SPAN"&gt;&lt;input name="IL_MARKER" type="hidden"&gt;Allah&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt; berfirman: “Dan janganlah kamu mendekati perbuatan zina. Sesungguhnya zina itu suatu perbuatan &lt;span class="IL_SPAN"&gt;&lt;input name="IL_MARKER" type="hidden"&gt;yang&lt;/span&gt;&lt;span&gt; keji &lt;span class="IL_SPAN"&gt;&lt;input name="IL_MARKER" type="hidden"&gt;dan&lt;/span&gt; suatu &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="IL_SPAN"&gt;&lt;input name="IL_MARKER" type="hidden"&gt;jalan&lt;/span&gt;&lt;span&gt; &lt;span class="IL_SPAN"&gt;&lt;input name="IL_MARKER" type="hidden"&gt;yang&lt;/span&gt;&lt;span&gt; buruk”. (QS. Al-Isra’: 32) (lihat At-Tafsir Al-Qayyim, &lt;span class="IL_SPAN"&gt;&lt;input name="IL_MARKER" type="hidden"&gt;hal&lt;/span&gt; 239)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Oleh karena itu, &lt;span class="IL_SPAN"&gt;&lt;input name="IL_MARKER" type="hidden"&gt;Islam&lt;/span&gt;&lt;span&gt; telah menetapkan hukuman &lt;span class="IL_SPAN"&gt;&lt;input name="IL_MARKER" type="hidden"&gt;yang&lt;/span&gt; tegas bagi pelaku zina dengan hukuman cambuk seratus kali bagi &lt;span class="IL_SPAN"&gt;&lt;input name="IL_MARKER" type="hidden"&gt;yang&lt;/span&gt;&lt;span&gt; belum nikah &lt;span class="IL_SPAN"&gt;&lt;input name="IL_MARKER" type="hidden"&gt;dan&lt;/span&gt; hukuman rajam sampai mati bagi orang &lt;/span&gt;&lt;span class="IL_SPAN"&gt;&lt;input name="IL_MARKER" type="hidden"&gt;yang&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt; menikah. &lt;span class="IL_SPAN"&gt;&lt;input name="IL_MARKER" type="hidden"&gt;Di&lt;/span&gt; samping hukuman fisik tersebut, hukuman moral atau sosial &lt;/span&gt;&lt;span style="border-bottom: 1px solid rgb(0, 153, 0); text-decoration: underline; color: rgb(0, 153, 0); font-size: 11.2px; font-weight: 400; font-style: normal; font-family: verdana;" class="IL_LINK_STYLE"&gt;juga&lt;/span&gt;&lt;span&gt; diberikan bagi mereka yaitu berupa diumumkannya aibnya, diasingkan (taghrib), tidak boleh dinikahi &lt;span class="IL_SPAN"&gt;&lt;input name="IL_MARKER" type="hidden"&gt;dan&lt;/span&gt; ditolak persaksiannya. Hukuman ini sebenarnya lebih bersifat preventif (pencegahan) &lt;span class="IL_SPAN"&gt;&lt;input name="IL_MARKER" type="hidden"&gt;dan&lt;/span&gt;&lt;span&gt; pelajaran berharga bagi orang lain. &lt;span class="IL_SPAN"&gt;&lt;input name="IL_MARKER" type="hidden"&gt;Hal&lt;/span&gt; ini mengingat dampak zina &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="IL_SPAN"&gt;&lt;input name="IL_MARKER" type="hidden"&gt;yang&lt;/span&gt; sangat berbahaya bagi kehidupan manusia, baik dalam konteks tatanan kehidupan individu, keluarga (nasab) maupun masyarakat.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;Hukuman zina tidak hanya menimpa pelakunya saja, tetapi &lt;span class="IL_SPAN"&gt;&lt;input name="IL_MARKER" type="hidden"&gt;juga&lt;/span&gt; berimbas kepada masyarakat sekitarnya, karena murka &lt;/span&gt;&lt;span class="IL_SPAN"&gt;&lt;input name="IL_MARKER" type="hidden"&gt;Allah&lt;/span&gt;&lt;span&gt; akan turun kepada kaum atau masyarakat &lt;span class="IL_SPAN"&gt;&lt;input name="IL_MARKER" type="hidden"&gt;yang&lt;/span&gt;&lt;span&gt; membiarkan perzinaan hingga mereka semua binasa, berdasarkan sabda Rasulullah saw: “Jika zina &lt;span class="IL_SPAN"&gt;&lt;input name="IL_MARKER" type="hidden"&gt;dan&lt;/span&gt;&lt;span&gt; riba telah merebak &lt;span class="IL_SPAN"&gt;&lt;input name="IL_MARKER" type="hidden"&gt;di&lt;/span&gt; suatu kaum, maka sungguh mereka telah membiarkan diri mereka ditimpa azab &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="IL_SPAN"&gt;&lt;input name="IL_MARKER" type="hidden"&gt;Allah&lt;/span&gt;&lt;span&gt;.” (HR. Al-Hakim). &lt;span class="IL_SPAN"&gt;&lt;input name="IL_MARKER" type="hidden"&gt;Di&lt;/span&gt; dalam riwayat lain Rasulullah saw bersabda: “Ummatku senantiasa ada dalam kebaikan selama tidak terdapat anak zina, namun jika terdapat anak zina, maka &lt;/span&gt;&lt;span class="IL_SPAN"&gt;&lt;input name="IL_MARKER" type="hidden"&gt;Allah&lt;/span&gt; Swt akan menimpakan azab kepada mereka.” (H.R Ahmad).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;Ibnul Qayyim mengatakan bahwa zina adalah salah satu penyebab kematian massal &lt;span class="IL_SPAN"&gt;&lt;input name="IL_MARKER" type="hidden"&gt;dan&lt;/span&gt; penyakit tha’un. Tatkala perzinaan &lt;span class="IL_SPAN"&gt;&lt;input name="IL_MARKER" type="hidden"&gt;dan&lt;/span&gt; kemungkaran merebak dikalangan pengikut Nabi Musa as, &lt;/span&gt;&lt;span class="IL_SPAN"&gt;&lt;input name="IL_MARKER" type="hidden"&gt;Allah&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt; Swt menurunkan wabah tha’un sehingga setiap hari 71.000 orang mati (lihat Ath-Thuruq Al-Hukmiyah fii As-Siyaasah Asy-Syar’iyyah, &lt;span class="IL_SPAN"&gt;&lt;input name="IL_MARKER" type="hidden"&gt;hal&lt;/span&gt; 281). Kemungkinan besar, penyakit berbahaya &lt;/span&gt;&lt;span class="IL_SPAN"&gt;&lt;input name="IL_MARKER" type="hidden"&gt;yang&lt;/span&gt; dewasa ini disebut dengan HIV/AIDS (Human Immunodefienscy Virus/Acquire Immune Defisiency Syindrome) adalah penyakit tha’un (penyakit mematikan &lt;span class="IL_SPAN"&gt;&lt;input name="IL_MARKER" type="hidden"&gt;yang&lt;/span&gt;&lt;span&gt; tidak ada obatnya &lt;span class="IL_SPAN"&gt;&lt;input name="IL_MARKER" type="hidden"&gt;di&lt;/span&gt; zaman dulu) &lt;/span&gt;&lt;span class="IL_SPAN"&gt;&lt;input name="IL_MARKER" type="hidden"&gt;yang&lt;/span&gt; menimpa ummat terdahulu itu. Na’uu zubilahi min zalik..semoga kita tidak ditimpakan musibah ini.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Melihat dampak negatif (mudharat) &lt;span class="IL_SPAN"&gt;&lt;input name="IL_MARKER" type="hidden"&gt;yang&lt;/span&gt; ditimbulkan oleh zina sangat besar, maka Islampun mengharamkan hal-hal &lt;span class="IL_SPAN"&gt;&lt;input name="IL_MARKER" type="hidden"&gt;yang&lt;/span&gt;&lt;span&gt; dapat menjerumuskan kedalam maksiat zina seperti khalwat, pacaran, pergaulan bebas, menonton VCD/DVD porno &lt;span class="IL_SPAN"&gt;&lt;input name="IL_MARKER" type="hidden"&gt;dan&lt;/span&gt;&lt;span&gt; sebagainya, berdasarkan dalil sadduz zari’ah. &lt;span class="IL_SPAN"&gt;&lt;input name="IL_MARKER" type="hidden"&gt;Hal&lt;/span&gt; ini perkuat lagi dengan kaidah Fiqh &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="IL_SPAN"&gt;&lt;input name="IL_MARKER" type="hidden"&gt;yang&lt;/span&gt;&lt;span&gt; masyhur: “Al wasilatu kal ghayah” (sarana itu hukumnya sama seperti tujuan) &lt;span class="IL_SPAN"&gt;&lt;input name="IL_MARKER" type="hidden"&gt;dan&lt;/span&gt; kaidah: “Maa la yatimmul waajib illa bihi fahuwa waajib” (Apa &lt;/span&gt;&lt;span class="IL_SPAN"&gt;&lt;input name="IL_MARKER" type="hidden"&gt;yang&lt;/span&gt; menyebabkan tak sempurnanya kewajiban kecuali dengannya maka ia menjadi wajib pula).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="IL_SPAN"&gt;&lt;input name="IL_MARKER" type="hidden"&gt;Dan&lt;/span&gt; berdasarkan makna tersurat dalam firman &lt;/span&gt;&lt;span class="IL_SPAN"&gt;&lt;input name="IL_MARKER" type="hidden"&gt;Allah&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;: “Dan janganlah kamu mendekati perbuatan zina. Sesungguhnya zina itu suatu perbuatan &lt;span class="IL_SPAN"&gt;&lt;input name="IL_MARKER" type="hidden"&gt;yang&lt;/span&gt;&lt;span&gt; keji &lt;span class="IL_SPAN"&gt;&lt;input name="IL_MARKER" type="hidden"&gt;dan&lt;/span&gt; suatu &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="IL_SPAN"&gt;&lt;input name="IL_MARKER" type="hidden"&gt;jalan&lt;/span&gt;&lt;span&gt; &lt;span class="IL_SPAN"&gt;&lt;input name="IL_MARKER" type="hidden"&gt;yang&lt;/span&gt; buruk”. (QS. Al-Isra’: 32). Maka secara mafhum muwafaqah, maknanya adalah mendekati zina saja hukumnya dilarang (haram), terlebih lagi sampai melakukan perbuatan zina, maka ini hukumnya jelas lebih haram.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Inilah rahasia kesempurnaan agama &lt;span class="IL_SPAN"&gt;&lt;input name="IL_MARKER" type="hidden"&gt;Islam&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt; &lt;span class="IL_SPAN"&gt;&lt;input name="IL_MARKER" type="hidden"&gt;dan&lt;/span&gt; misinya &lt;/span&gt;&lt;span class="IL_SPAN"&gt;&lt;input name="IL_MARKER" type="hidden"&gt;yang&lt;/span&gt; menjadi rahmatan lil ‘aalamiin (rahmat bagi segenap penghuni dunia). &lt;/span&gt;&lt;span class="IL_SPAN"&gt;&lt;input name="IL_MARKER" type="hidden"&gt;Islam&lt;/span&gt; sangat memperhatikan kemaslahatan ummat manusia, baik dalam skala individu, sosial (masyarakat), maupun Negara. Selain itu, &lt;span class="IL_SPAN"&gt;&lt;input name="IL_MARKER" type="hidden"&gt;Islam&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt; &lt;span class="IL_SPAN"&gt;&lt;input name="IL_MARKER" type="hidden"&gt;juga&lt;/span&gt;&lt;span&gt; menolak &lt;span class="IL_SPAN"&gt;&lt;input name="IL_MARKER" type="hidden"&gt;dan&lt;/span&gt; melarang segala kemudharatan (bahaya) &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="IL_SPAN"&gt;&lt;input name="IL_MARKER" type="hidden"&gt;yang&lt;/span&gt;&lt;span&gt; dapat menimpa pribadi, masyarakat &lt;span class="IL_SPAN"&gt;&lt;input name="IL_MARKER" type="hidden"&gt;dan&lt;/span&gt; Negara. Prinsip ini dalam ilmu Ushul Fiqh dikenal dengan maqashid syar’i (maksud &lt;span class="IL_SPAN"&gt;&lt;input name="IL_MARKER" type="hidden"&gt;dan&lt;/span&gt;&lt;span&gt; tujuan syariat). Dalam prinsip maqashid syari’, ada 5 &lt;span class="IL_SPAN"&gt;&lt;input name="IL_MARKER" type="hidden"&gt;hal&lt;/span&gt; pokok dalam kehidupan manusia (adh-dharuriyatul al-khamsah) &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="IL_SPAN"&gt;&lt;input name="IL_MARKER" type="hidden"&gt;yang&lt;/span&gt;&lt;span&gt; wajib dijaga &lt;span class="IL_SPAN"&gt;&lt;input name="IL_MARKER" type="hidden"&gt;dan&lt;/span&gt; pelihara yaitu: hifzu ad-diin (menjaga agama), hifzu an-nafs (menjaga jiwa), hifzu al-aql (menjaga akal), hifzu maal (menjaga harta) &lt;span class="IL_SPAN"&gt;&lt;input name="IL_MARKER" type="hidden"&gt;dan&lt;/span&gt; hifzu an-nasl (menjaga keturunan). Untuk memelihara lima pokok inilah syariat &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="IL_SPAN"&gt;&lt;input name="IL_MARKER" type="hidden"&gt;Islam&lt;/span&gt;&lt;span&gt; diturunkan. Oleh sebab itu, menjadi kewajiban kita sebagai seorang &lt;span style="border-bottom: 1px solid rgb(0, 153, 0); text-decoration: underline; color: rgb(0, 153, 0); font-size: 11.2px; font-weight: 400; font-style: normal; font-family: verdana;" class="IL_LINK_STYLE"&gt;muslim&lt;/span&gt;&lt;span&gt; untuk menjaga adh-dharuriyaat al-khamsah ini berdasarkan nash-nash Al-Quran &lt;span class="IL_SPAN"&gt;&lt;input name="IL_MARKER" type="hidden"&gt;dan&lt;/span&gt; hadits, dengan mentaati setiap perintah &lt;span class="IL_SPAN"&gt;&lt;input name="IL_MARKER" type="hidden"&gt;dan&lt;/span&gt;&lt;span&gt; larangan &lt;span class="IL_SPAN"&gt;&lt;input name="IL_MARKER" type="hidden"&gt;di&lt;/span&gt; dalam nash-nash tersebut.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Solusi permasalahan moral ini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="IL_SPAN"&gt;&lt;input name="IL_MARKER" type="hidden"&gt;Islam&lt;/span&gt;&lt;span&gt; adalah agama fitrah &lt;span class="IL_SPAN"&gt;&lt;input name="IL_MARKER" type="hidden"&gt;yang&lt;/span&gt;&lt;span&gt; mengakui keberadaan naluri seksual. &lt;span class="IL_SPAN"&gt;&lt;input name="IL_MARKER" type="hidden"&gt;Di&lt;/span&gt; dalam &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="IL_SPAN"&gt;&lt;input name="IL_MARKER" type="hidden"&gt;Islam&lt;/span&gt;&lt;span&gt;, pernikahan merupakan bentuk penyaluran naluri seks &lt;span class="IL_SPAN"&gt;&lt;input name="IL_MARKER" type="hidden"&gt;yang&lt;/span&gt;&lt;span&gt; dapat membentengi seorang &lt;span class="IL_SPAN"&gt;&lt;input name="IL_MARKER" type="hidden"&gt;muslim&lt;/span&gt; dari jurang kenistaan. Maka, dalam masalah ini nikah adalah solusi jitu &lt;/span&gt;&lt;span class="IL_SPAN"&gt;&lt;input name="IL_MARKER" type="hidden"&gt;yang&lt;/span&gt; ditawarkan oleh Rasulullah saw sejak 14 abad &lt;span class="IL_SPAN"&gt;&lt;input name="IL_MARKER" type="hidden"&gt;yang&lt;/span&gt; lampau bagi gadis/perjaka.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--INFOLINKS_STOP--&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, penerapan syariat Islam merupakan solusi terhadap berbagai problematika moral ini dan penyakit sosial lainnya. Karena seandainya syariat ini diterapkan secara kaffah (menyeluruh dalam segala aspek kehidupan manusia) dan sungguh-sungguh, maka sudah dapat dipastikan tingkat maksiat khalwat, zina, pemerkosaan dan kriminal lainnya akan berkurang drastic, seperti halnya di Arab Saudi. Survei membuktikan, kasus kriminal di Arab Saudi paling sedikit di dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang tua pun sangat berperan dalam pembentukan moral anaknya dengan memberi pemahaman dan pendidikan islami terhadap mereka. Orang tua hendaknya menutup peluang dan ruang gerak untuk maksiat ini dengan menyuruh anak gadisnya untuk berpakaian syar’i (tidak ketat, tipis, nampak aurat dan menyerupai lawan jenis). Memberi pemahaman akan bahaya pacaran dan pergaulan bebas. Dalam konteks kehidupan masyarakat, tokoh masyarakat dapat memberikan sanksi tegas terhadap pelaku zina sebagai preventif (pencegahan). Jangan terlalu cepat menempuh jalur damai “nikah”, sebelum ada sanksi secara adat, seperti menggiring pelaku zina ke seluruh kampung untuk dipertontonkan dan sebagainya. Selain itu, majelis ta’lim dan ceramah pula sangat berperan dalam mendidik moral masyarakat dan membimbing mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu pula sekolah, dayah dan kampus sebagai tempat pendidikan secara formal dan informal mempunyai peran dalam pembentukan moral pelajar/mahasiwa. Dengan diajarkan mata pelajaran Tauhid, Al-Quran, Hadits dan Akhlak secara komprehensif dan berkesinambungan, maka para pelajar/mahasiswa diharapkan tidak hanya menjadi seorang muslim yang cerdas intelektualnya, namun juga cerdas moralnya (akhlaknya).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peran Pemerintah dalam amal ma’ruf nahi munkar mesti dilakukan. Pemerintah diharapkan mengawasi dan menertibkan warnet-warnet, salon-salon, kafe-kafe dan pasangan non-muhrim yang berboncengan. Karena, bisa memberi celah dan ruang untuk maksiat ini. Mesti ada tindak pemblokiran situs-situs porno sebagaimana yang diterapkan di Negara Islam lainnya seperti Arab Saudi, Iran, Malaysia dan sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemerintah Aceh hendaknya bersungguh menegakkan syariat Islam di Bumi Serambi Mekkah ini, dengan membuat Qanun-Qanun yang islami, khususnya Qanun Jinayat (hukum pidana) dengan sanksi yang tegas, demi terciptanya keamanan, kenyamanan dan ketentraman di Aceh. Di samping itu, konsep pendidikan Islami mesti segera dirumuskan dan diterapkan di Aceh. Sebagai solusi atas kegagalan dan kelemahan sistim pendidikan selama ini yang tidak mendidik moral generasi bangsa. Tidak ada pilihan lain, pendidikan Islami sudah menjadi pilihan dan priotitas di Aceh seperti yang diamanatkan dalam renstra Qanun pendidikan untuk segera diterapkan dan juga merupakan solusi terhadap &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7558334261632007772-532213481072614849?l=jumri017.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jumri017.blogspot.com/feeds/532213481072614849/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7558334261632007772&amp;postID=532213481072614849&amp;isPopup=true' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7558334261632007772/posts/default/532213481072614849'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7558334261632007772/posts/default/532213481072614849'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jumri017.blogspot.com/2009/05/zina-menurut-islam.html' title='Zina Menurut Islam'/><author><name>Jumri</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12103348922089798122</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_OfwFK_E-Xrs/SmVsbBiUilI/AAAAAAAAATM/l8P82PXYlAI/S220/CIMG0289.JPG'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7558334261632007772.post-6317971074691852013</id><published>2009-05-08T00:53:00.000-07:00</published><updated>2009-05-08T00:55:03.693-07:00</updated><title type='text'>Apakah Ciri - ciri Orang Shaleh Itu</title><content type='html'>&lt;span class="txt_detail"&gt;Sesungguhnya setiap shalat, kita selalu memohon kepada Allah untuk menjadi orang shaleh. Bukankah ketika shalat kita membaca &lt;em&gt;Ihdinashshiraathal mustaqim, shiraathalladziina an’amta ‘alaihim ghairil maghdhuubi ‘alaihim waldhdhaaallin&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;(Ya Allah tujukanlah kepada kami jalan yang lurus, yaitu jalan yang pernah ditempuh oleh orang-orang yang telah Engkau beri nikmat, dan bukan jalan orang-oarng yang Engkau benci dan jalan orang-orang sesat).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para ahli tafsir menyebutkan, yang dimaksud dengan “orang-orang yang telah diberi nikmat” adalah para nabi, shiddiqin (orang-orang yang benar keimanannya), syuhada (orang-orang yang mati dalam membela agama Allah) dan shalihin (orang-orang yang shaleh).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, dalam surat Al Fatihah terkandung do’a menjadi orang shaleh. Kesalehan bisa diraih bukan sekedar dengan do’a tapi harus dibarengi dengan mujahadah (usaha yang sungguh-sungguh dan berkesinambungan). Berikut akan dijelaskan ciri-ciri orang yang shaleh, mudah-mudahan kita bisa melatih diri untuk mewujudkannya dalam diri kita. Ciri-cirinya sebagai berikut,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Salimul ‘Aqidah&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salimul ‘aqidah artinya keimanan yang lurus atau kokoh. Aqidah atau keimanan kepada Allah merupakan fondasi bangunan keislaman. Apabila fondasi keimanan itu kuat, insya allah amaliah keseharian pun akan istiqamah (konsisten), tahan uji, dan handal. Keimanan itu sifatnya abstrak, karenanya, untuk mengetahui apakah iman itu kokoh ataukah masih rapuh, kita perlu mengetahui indikator atau tanda-tanda iman yang kokoh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Memiliki muraqabatullah&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Orang yang memiliki keimanan yang kokoh merasakan Allah sangat dekat dengan dirinya, mengawasi seluruh ucap dan geraknya. Dengan demikian akan tumbuh dari dirinya perilaku yang lurus dan selalu mawas diri. Inilah yang disebut Muraqabatullah, yaitu kondisi psikis dimana kita meras ditatap, dilihat,dan diawasi Allah swt. kapan dan dimana pun berada. Adapun yang menjadi landasannya adalah: “Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dan mengetahui apa yang dibisikkan oleh hatinya, dan kami lebih dekat kepadanya dari pada urat lehernya.” (QS. Qaaf 50:16) “Tidakkah kamu perhatikan bahwa sesungguhnya Allah mengetahui apa apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi? Tiada pembicaraan rahasia antara tiga orang, melainkan Dia-lah yang keempat. Dan tiada pembicaraan antar lima orang, melainkan Dia-lah yang keenam. Dan tiada (pula) pembicaraan antara (jumlah) yang kurang dari itu atau lebih banyak, melainkan Dia ada bersama mereka di mana pun mereka berada, kemudian Dia akan memberitahuakan kepada mereka pada hari kiamat apa yang telah mereka kerjakan. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.” (QS. Al Mujadalah 58:7)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Dzikrullah&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Orang yang memiliki keimanan yang kokoh akan merasakan kerinduan yang sangat kuat kepada Allah. Bila kita selalu merindukan-Nya, Dia pun akan merindukan kita. Dzikrullah adalah ekspresi kerinduan kepada Allah swt. “Dan dzikirlah (ingatlah) Allah sebanyak-banyaknya, supaya kamu beruntung.” (QS. Al-Jumu’ah 62:10) “Karena itu, ingatlah kepada-Ku, niscaya aku akan mengingatmu pula. Dan bersyukurlah kepada-Ku, serta janganlah kamu mengingkari nikmat-Ku.” (QS. Al-Baqarah 2:152). Allah swt. akan menyertai orang-orang yang selalu berdzikir/rindu kepada-Nya, sebagaimana dijelaskan dalam hadits qudsi berikut ini, “Aku adalah menurut persangkaan hamba-Ku kepada-Ku. Dan aku bersamanya ketika ia menyebut-Ku dalam dirinya, maka Aku menyebutnya dalam diri-Ku. Ketika ia menyebut-Ku ditengah-tengah sekelompok orang, mala aku menyebutnya ditengah-tengah kelompok orang yang lebih baik dari mereka (kelompok malaikat).” (HR. Imam Ahmad, Imam Bukhari, Imam Muslim, At Tarmidzi, dan Ibnu Majah)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Meninggalkan syirik&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Syirik artinya meyakini ada kekuatan atau kekuasaan yang setaraf dengan kekuasaan, kebesaran, dan keagungan Allah swt. Orang yang memiliki keimanan yang kokoh akan memiliki loyalitas atau kesetiaan yang fokus kepada Allah swt., karenanya dia akan meninggalkan seluruh perbuatan syirik. Syirik diklasifikasikan sebagai dosa yang paling besar sebagaimana dijelaskan dalam keterangan berikut. “Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan dia mengampuni segala dosa selain dari (syirik) bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barangsiapa yang mempersekutukan Allah, maka sungguh ia telah berbuat dosa yang besar.” (QS. An-Nisa :48)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Rajin membaca, memahami, dan mengamalkan Al Qur’an&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Al Qur’am merupakan kitab suci yang merekam seluruh pesan-pesan Allah awt. Kita bisa menelaah apa saja yang Allas swt, sukai dan apa yang dimurkai-Nya. Orang yang memiliki iman yang kokoh akan berusaha membaca, memahami, dan mengamalkan apa yang ada dalam Al Qur’an. “Ini adalah sebuah kitab yang Kami (Allah) turunkan kepadamu, yang didalamnya penuh berkah, supaya mereka memperhatikan ayat-ayat-Nya, dan supaya mendapatkan pelajaran orang-orang yang mau menggunkan akalnya.” (QS. Shaad 38:29).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Shahihul ‘Ibadah&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Karakter orang shaleh berikutnya adalah shahihul ibadah, artinya benar dan tekun dalam beribadah. Ibadah adalah ekspresi lahiriah pengabdian seorang hamba kepada Allah swt. para ahli membagi ibadah pada dua bagian, yaitu Ibadah ‘Ammah dan Ibadah Khashshah. Ibadah ‘Ammah adalah seluruh ucapan dan perbuatan – baik tampak ataupun tidak tampak – yang diridhai dan dicintai Allah swt. Misalnya, mencari ilmu, mencari nafkah, hormat kepada orang tua, ramah pada tetangga, dan lain-lain. Ini semua disebut ibadah ‘ammah karena teknik pelaksanaanya tidak diatur secara detail tapi disesuaikan dengan tuntutan situasional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Sedangkan ibadah khashshah adalah ibadah yang teknik pelaksanaanya ditentukan atau diatur secara detail oleh Rasulullah saw. Musalnya ibadah shalat, haji, shaum, dan lain-lain. Kalau kita shalat, maka ruku, sujud, dan seluruh gerakan serta bacaanya harus mengikuti sunah Rasulullah saw. Kita tidak dibenarkan menambahi atau menguranginya karena shalat merupakan ibadah khashshah. Allah swt. membalas seluruh pengabdian kita sesuai dengan usaha dan kesungguhan yang kita lakukan. Makin rajin kita beribadah, Allah pun makin dekat dengan kita. Makin malas kita mengabdi, Allah pun makin menjauhi kita. Karena itulah orang-orang shaleh akan rajin, tekun, dan khusu dalam beribadah kepada-Nya. Perhatikan keterangan berikut. “Jika ia manusia bertaqarrub (beribadah) kepada-Ku satu jengkal, maka Aku akan mendekat kepadanya satu hasta. Jika ia berataqarrub kepada-Ku satu hasta, maka Aku mendekat kepada-Nya satu depa. Dan apabila ia mendatangi-Ku dengan berjalan, maka Aku mendatanginya dengan berlari.” (HR. Imam Ahmad, Imam Bukhari, Imam Muslim, At Tarmidzi, dan Ibnu Majah).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Akhlaqul Karimah&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Orang shaleh bukan hanya pandai mengabdikan dirinya kepada Allah swt. yang diekspresikannya dengan Aqidah Salimah dan Shahihul Ibadah seperti yang telah dijabarkan di atas, tapi orang shaleh juga sangat santun dan perhatian kepada sesama manusia. Sikap ini dalam bahasa praktis disebut Akhlaqul Karimah, artinya berakhlak mulia dan santun kepada orang lain. Orang shaleh akan memiliki akhlak berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Tidak menghina dan zhalim (aniaya) kepada orang lain&lt;br /&gt;“Seorang muslim adalah saudara bagi sesama muslim. Karena itu janganlah menganiayanya, jangan membiarkannya teraniaya, dan jangan menghinanya, taqwa tempatnya di sini! – sambil Beliau menunjuk dadanya tiga kali -. Alangkah besar dosanya menghina saudara sesama muslim. Setiap muslim haram menumpahkan darah sesama muslim, haram merampas hartanya, dan haram mencemarkan kehormatan dan nama baiknya,” (HR. Muslim, Jilid IV, No. 2193) Tidak berprasangka buruk, tidak mencari-cari keburukan orang lain, tidak dengki, serta bersaing secara sehat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. “Hindari prasangka buruk, karena dia berita paling bohong. Jangan saling mencari keburukan, jangan saling mengorek aib, jangan bersaing secara tidak sahat, jangan saling mendengki, jangan saling marah, dan jangan saling tidak peduli. Tetapi jadilah kamu semua bersaudara sebagai hamba-hamba Allah.” (HR. Muslim, jilid IV, No. 2119) Bersikap ramah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. “Janganlah kamu menganggap sepele (remeh) pada kebaikan, walaupun sekedar menampakkan wajah yang ramah saat bertemu saudaramu (sesungguhnya itu adalah kebaikan).” (HR. Muslim) “Wajah yang ramah saat bertemu saudaramu, itu merupakan shadaqah.” (HR. Tirmidzi) “Sejak masuk Islam, saya menyaksikan wajah Rasul selalu tersenyum ramah.” (HR. Bukhari dan Muslim) Berbicara santun dan menghargai orang lain&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. “Serulah (manusia) ke jalan Tuhanmu dengan hikmah (bijaksana) dan nasihat yang baik, serta berdiskusilah dengan cara yang baik…” (QS. An-Nahl 16:125) Mendo’akan yang baik untuk orang lain.berusaha meringankan beban orang lain&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. “Sesungguhnya do’a seorang muslim yang dipanjatkan tanpa sepengetahuan orang yang dido’akan, pasti dikabulkan karena di atas kepalanya ada malaikat. Setiap kali orang itu mendo’akan kebaikan untuk orang lain, malaikat itu menyahutnya” “Amien!Mudah-mudahan Allah mengabulkan dan memberikan kebaikan yang sama kepadamu.” (HR. Bukhari dalam Adabul Mufrad). “Do’a yang paling cepat dikabulkan adalah do’a yang dipanjatkan tanpa sepengetahuan orang yang dido’akan.” (HR. Bukhari dalam Adabul Mufrad) Berusaha meringankan beban orang lain&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. “Siapa yang menolong kesusahan seorang muslim dari kesusahan-kesusahan dunia, pasti Allah akan menolongnya dari kesusahan-kesusahan akhirat. Siapa yang meringankan beban orang yang susah, niscaya Allah akan meringankan bebannya di dunia dan akhirat. Siapa yang menutup aib seorang muslim, niscaya Allah akan tutup aibnya di dunia dan akhirat. Allah akan senantiasa menolong hamba-Nya selama si hamba itu suka menolong orang lain.” (HR. Bukhari) Berusaha mencintai orang lain dengan tulus tanpa meminta imbalan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abu Hurairah ra, berkat: Rasulullah saw. Bersabda, “Sesungguhnya Allah swt. berfirman pada hari kiamat: “Mana orang-orang yang saling mencintai karena keagungan-Ku? Hari ini akan Aku naungi (tolong) mereka, dimana tidak ada naungan (pertolongan) yang lainselain dari-Ku.” (HR. Muslim, jilid IV, No. 2197)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesimpulannya, &lt;strong&gt;setiap shalat kita mendo’a menjadi orang shaleh. Keshalehan dapat kita raih bukan hanya denga do’a, tapi dengan melatih diri untuk mencapainya. Secara garis besar ada tiga tanda keshalehan, yaitu shalehul aqidah (mempunyai keimanan yang laurus dan kokoh), shalihul ibadah (rajin dan benar dalam beribadah), dan akhlaqul karimah (berakhlak mulia).&lt;/strong&gt; Wallauhu a’lam.  &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7558334261632007772-6317971074691852013?l=jumri017.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jumri017.blogspot.com/feeds/6317971074691852013/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7558334261632007772&amp;postID=6317971074691852013&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7558334261632007772/posts/default/6317971074691852013'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7558334261632007772/posts/default/6317971074691852013'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jumri017.blogspot.com/2009/05/apakah-ciri-ciri-orang-shaleh-itu.html' title='Apakah Ciri - ciri Orang Shaleh Itu'/><author><name>Jumri</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12103348922089798122</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_OfwFK_E-Xrs/SmVsbBiUilI/AAAAAAAAATM/l8P82PXYlAI/S220/CIMG0289.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
